Miris, Warga Miskin Afghanistan Diusir dari Rumah Demi Diberikan Untuk Pasukan Taliban
AP Photo/Bernat Armangue
Dunia

Taliban mendesak sekitar 2.500 keluarga di Kandahar untuk meninggalkan rumah serta seluruh harta benda dan perabotan yang dimiliki. Nanti pasukan Taliban yang akan mengambilalih.

WowKeren - Pendudukan Taliban terus menimbulkan polemik internal di Afghanistan, termasuk dengan semena-menanya sikap pasukan dalam mencari rumah. Sebab dikabarkan Taliban tega mengusir warga miskin Afghanistan yang menghuni pemukiman militer tak terpakai di Kandahar demi memberikan rumah-rumah tersebut untuk pasukan mereka sendiri.

Pengusiran ini pun ditanggapi kontra oleh warga meski perintah untuk angkat kaki sudah diturunkan sejak Senin (13/9). Banyak warga yang menolak meninggalkan rumah karena merasa sudah memilikinya mengingat mereka juga merogoh kocek dalam-dalam beberapa tahun lalu untuk membeli hunian tak terpakai tersebut.

Selain itu, para warga yang diusir pun mengkhawatirkan masa depan mereka. Seperti Rabia, seorang janda dengan lima anak yang terancam diusir dari rumah lumpur berkamar dua miliknya karena tidak tahu akan tinggal di mana bila diusir.

Kepada Associated Press, Rabia mengaku tidak akan pergi kecuali Taliban memberi kepastian ke mana mereka akan tinggal setelah diusir. "Taliban ingin saya meninggalkan semua yang saya beli dan bangun, ke mana saya harus pergi bersama anak-anak saya?" keluh Rabia, dikutip pada Jumat (17/9).


Setidaknya 2.500 keluarga di pemukiman tersebut yang diusir oleh Taliban. Bukan cuma meninggalkan rumah, seluruh perabotan dan harta benda yang mereka miliki pun harus ditinggalkan untuk digunakan pasukan Taliban yang menghuni selanjutnya.

"Keluarga-keluarga sudah menerima peringatan untuk segera pergi, hanya dengan pakaian yang dipakai," ujar seorang penduduk setempat, Imran. "Saya bahkan tidak punya uang untuk membeli tenda," imbuh penduduk lain, Fazil Mohammad.

Fazil tak menampik ia pernah berbahagia karena Taliban mengambilalih Afghanistan dari pemerintah yang dicapnya korup. Namun sikap Taliban kini membuat Fazil merasa kecewa.

Di sisi lain, Taliban pun dikabarkan sudah mempertimbangkan protes dari ribuan keluarga yang terancam menjadi tunawisma tersebut. Taliban menegaskan akan mengulas situasi yang ada dan mempersilakan warga untuk sementara tetap tinggal di sana, demikian dikutip dari CGTN.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts