Ribuan Warga Dievakuasi Usai Gunung Berapi di Kepulauan Samudra Atlantik Erupsi
Dunia

Gunung tersebut pernah mengalami erupsi pada tahun 1971. Sedangkan erupsi paling awal menurut Spanish National Geographical Institute (ING) terjadi pada tahun 1430 silam.

WowKeren - Sebuah gunung berapi di Taman Nasional Cumbre Vieja di El Paso, La Palma yang ada di Kepulauan Canaria Samudera Atlantik mengalami erupsi pada Minggu (19/9) sore waktu setempat. Erupsi ini menyemburkan lahar ke udara dan mengalirkannya ke desa-desa terdekat yang ada di bagian selatan pulau.

Pihak berwenang setempat segara melakukan evakuasi terhadap ribuan warga yang terdampak seiring dengan aliran lahar yang mulai menghancurkan rumah, yang juga dikhawatirkan akan menuju pantai. Setidaknya ada sekitar 5.000 orang telah dievakuasi dari rumah mereka, kata VĂ­ctor Torres, presiden Kepulauan Canaria.

La Palma adalah satu dari delapan pulau vulkanik yang merupakan bagian dari gugusan pulau di Kepulauan Canaria Spanyol di lepas pantai barat Afrika. Pulau ini berpenduduk 85.000 jiwa.

Letusan terjadi di daerah Cabeza de Vaca di lereng barat, setelah sebelumnya didahului oleh aktivitas gempa berkekuatan 4,2 Magnitudo. Tak lama setelah erupsi awal mengguncang kawasan itu, aliran lahar hitam segera meluncur menuju rumah-rumah di Desa El Paso.


Cumbre Vieja merupakan salah satu daerah vulkanik paling aktif di Canaries. Letusan gunung ini terjadi setelah terdeteksi aktivitas seismik selama seminggu.

Sebelumnya, gunung tersebut pernah mengalami erupsi pada tahun 1971. Sedangkan erupsi paling awal menurut Spanish National Geographical Institute (ING) terjadi pada tahun 1430 silam. Torres mengatakan bahwa sejauh ini tidak ada korban yang mengalami luka akibat bencana alam tersebut.

"Tidak dapat diperkirakan bahwa orang lain harus dievakuasi. Lava bergerak menuju pantai dan terjadi kerusakan material," kata Torres saat konferensi pers seperti melansir Al Jazeera. "Menurut para ahli, ada sekitar 17-20 juta meter kubik (55,7-65 kaki kubik) lahar."

Sementara itu, operator bandara Aena memastikan bahwa insiden tersebut tidak mempengaruhi aktivitas penerbangan pesawat sehingga penerbangan dari dan ke Kepulauan Canaria tetap berjalan seperti biasa. "Kami memiliki semua sumber daya (untuk menghadapi letusan) dan semua pasukan, warga bisa tenang," kata Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez yang segera turun ke lapangan untuk meninjau situasi.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts