Adik Kim Jong Un Sambut Baik Deklarasi Akhiri Perang, Buka Pintu Dialog dengan Korea Selatan
AP Photo
Dunia

Kim menegaskan Pyongyang hanya akan mempertimbangkan untuk menyatakan berakhirnya perang jika Seoul mengakhiri kebijakan permusuhan dan menghapus standar ganda.

WowKeren - Adik perempuan Presiden Korea Utara Kim Joung Un, Kim Yo Jong, ikut buka suara mengenai ajakan untuk menghentikan perang yang dilayangkan oleh Presiden Korea Selatan Moon Jae-In. Tak hanya menarik, ia menyebut prospek deklarasi akhir perang di semenanjung itu sebagai ide yang mengagumkan.

Hal itu sebagaimana dilaporkan oleh media pemerintah setempat pada Jumat (24/9). Ia juga mengisyaratkan bahwa Korea Utara bersedia untuk memulai kembali dialog namun dengan syarat jika Seoul mau membatalkan kebijakan dan retorika permusuhannya.

Sebelumnya, ajakan untuk mengakhiri perang itu disampaikan oleh Presiden Korea Selatan ketika memberikan pidato minggu ini di Majelis Umum PBB. Secara teknis, kedua negara tersebut masih berperang. Pasalnya, pertempuran yang dimulai pada tahun 1950 lalu berakhir setelah tiga tahun hanya dengan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.


"Kami bersedia untuk menjaga kontak dekat kami dengan Selatan lagi dan melakukan diskusi konstruktif tentang pemulihan dan pengembangan hubungan bilateral," kata Kim Yo Jong dalam sebuah pernyataan menurut Korea Central News Agency. "Jika mereka hati-hati dengan bahasanya di masa depan dan tidak memusuhi kami."

Kim sendiri telah muncul sebagai penasihat yang kuat sekaligus ahli strategi utama dalam rezim Korea Utara. Ia menegaskan bahwa Pyongyang bersedia mempertimbangkan untuk menyatakan berakhirnya perang. Namun hal itu hanya dapat terjadi jika Seoul mengakhiri "kebijakan permusuhan yang sudah lazim" dan menjatuhkan "standar ganda yang tidak setara" terhadap Korea Utara terkait tes senjata.

Jika hal itu tidak dilakukan, Kim menyebut deklarasi itu tidak akan mengubah apa pun. Komentarnya muncul beberapa jam setelah pejabat Korea Utara lainnya, Wakil Menteri Luar Negeri Ri Thae-song mementahkan ajakan Moon. Ia bahkan menyebut ajakan untuk menghentikan perang itu "prematur", menurut KCNA.

Para analisis menilai jika Pernyataan kontras ditujukan untuk audiens yang berbeda. Pernyataan Ri ditujukan terutama untuk Amerika Serikat dan Kim ditujukan ke Seoul. Sementara itu, pekan lalu telah terjadi serangkaian tes senjata yang dilayangkan oleh Korea Utara dan juga Korea Selatan. Keduanya saling memamerkan senjata baru.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts