Pulang dari AS Usai Dibebaskan, CFO Huawei Disambut Meriah dengan Lagu Kebangsaan di Bandara
AFP
Dunia

Pembebasan Meng terjadi setelah dia menerima kesepakatan dengan jaksa AS untuk mengakui kesalahan dalam kasus penipuan terhadapnya, menurut media global.

WowKeren - Kepulangan CFO Huawei Meng Wanzhou ke Tiongkok disambut antusias oleh warga di sana bak seorang pahlawan. Ia mendarat di Bandara Internasional Bao'an Shenzhen pada Sabtu (25/9) malam waktu setempat.

"Saya sekarang akhirnya pulang setelah 1.000 hari menderita," ujarnya kepada pers segera setelah turun dari pesawat. Meng dibebaskan usai hampir tiga tahun menjadi tahanan rumah di Kanada.

Pembebasan Meng terjadi setelah dia menerima kesepakatan dengan jaksa AS untuk mengakui kesalahan dalam kasus penipuan terhadapnya, menurut media global. Tiongkok pada gilirannya membalas dengan membebaskan dua orang Kanada, yang mereka tahan tak lama setelah Meng ditahan.

Pengacara Meng, bagaimanapun, telah menyatakan bahwa dia tidak mengaku bersalah, sebagaimana dilaporkan CGTN. Dengan ratusan simpatisan yang antusias menyambut kepulangan Meng, media pemerintah menyebutnya sebagai "kepulangan yang menyentuh" dan "kemenangan diplomatik melawan Amerika".

Para simpatisan menyanyikan lagu nasional negara itu "March of the Volunteers", yang menyerukan mereka yang "menolak menjadi budak" untuk bangkit. Ledakan nasionalistis massa menghadirkan front persatuan melawan tindakan ketidakadilan yang dirasakan oleh pemerintah AS.


Mereka juga menyanyikan lagu-lagu patriotik lainnya secara serempak. Beberapa anggota masyarakat membentangkan spanduk yang membawa pesan kekaguman dan dukungan untuk Meng dan Huawei. Sebuah spanduk bertuliskan, "Salam hormat untuk Meng Wanzhou, terima kasih atas kerja kerasmu!"

Melalui media sosial Tiongkok Weibo, banyak netizen yang menyuarakan dukungan mereka untuk Meng. Mereka merasa sangat tersentuh dengan tampilan massal patriotisme untuk negara tersebut.

"Nyonya Meng memiliki keanggunan, kerendahan hati dan (telah menunjukkan) kekuatan yang tak tergoyahkan dalam suaranya. Seorang wanita yang luar biasa," kata seorang netizen. "Ini benar-benar membuat orang menangis," sahut yang lain.

Meskipun demikian, tidak semua berpikiran sama. Sejumlah kecil komentator menyatakan skeptisisme mereka pada tampilan nasionalisme yang penuh semangat itu.

"Aku benar-benar tidak mengerti, apakah ini tidak terlalu berlebihan!?" kata salah seorang pengguna medsos. "Menyelenggarakan acara semacam ini benar-benar menyebalkan," sahut yang lain. "Apakah mereka kelompok orang yang terlalu aktif?" ujar yang skeptis.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts