Otoritas Pariwisata Thailand Ungkap Minat Pasar Indonesia dan Malaysia Untuk Phuket Sandbox
Unsplash/Miltiadis Fragkidis
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sebagai informasi, Indonesia dan Malaysia hingga saat ini sama-sama masih belum masuk dalam daftar negara yang disetujui untuk wisata Phuket Sandbox di Thailand.

WowKeren - Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) mengungkapkan ada permintaan pembukaan Phuket Sandbox untuk pasar Malaysia dan Indonesia. Diketahui, kedua negara tersebut hingga saat ini masih belum masuk dalam daftar negara yang disetujui untuk wisata Phuket Sandbox.

Melansir Bangkok Post, Direktur Kantor TAT Jakarta Sophon Tantayotai mengatakan bahwa wisatawan Indonesia sudah bisa melakukan perjalanan ke luar negeri. Sentimen perjalanan di media sosial juga dilaporkan tetap positif. Namun wisatawan harus menjalani karantina 14 hari karena Indonesia tercatat sebagai negara berisiko tinggi COVID-19 pasca lonjakan pada Juli 2021 mencatat hingga 60 ribu kasus per hari.

Saat kembali ke Indonesia, tutur Tantayotai, para wisatawan tersebut lagi-lagi harus menjalani delapan hari karantina. Hal ini menjadi kendala lain bagi wisatawan Indonesia yang rata-rata menghabiskan 5-7 hari di Thailand sebelum pandemi.


"Phuket Sandbox sendiri mungkin tidak menarik permintaan besar karena wisatawan ingin menggabungkan Bangkok dalam rencana mereka. Pembukaan kembali ibu kota akan membantu menghidupkan kembali volume (wisatawan) dari pasar Indonesia," papar Tantayotai dilansir Bangkok Post, Senin (27/9).

Menurutnya, pasar Indonesia akan pulih dengan kuat pada Februari 2022 mendatang apabila penerbangan internasional dapat dimulai kembali dan pembatasan perjalanan dicabut. Mengingat ada 20.280 kursi penerbangan dari Indonesia ke Thailand per bulan sebelum pandemi COVID-19. Pada tahun 2019 saja, ada 709.613 pelancong dari Indonesia ke Thailand menghasilkan 18,2 miliar baht.

Sementara itu, Nongyao Jirundorn selaku Direktur Kantor TAT di Kuala Lumpur mengungkapkan bahwa turis Malaysia masih belum diizinkan untuk berlibur ke luar negeri. Padahal sebelum pandemi, Malaysia adalah pasar terbesar kedua untuk pariwisata Thailand dengan 4,2 juta wisatawan menghasilkan 107 miliar baht.

Menurutnya, wisatawan Malaysia tertarik dengan program sandbox. Hanya saja, pemerintah Malaysia ingin mempromosikan perjalanan domestik di Malaka, Langkawi atau Sarawak karena 79,6 persen dari populasi Negeri Jiran tersebut telah diinokulasi penuh per 20 September 2021.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts