Pangeran Harry dan Meghan Markle ternyata dikawal bodyguards yang biasa dipakai Taylor Swift untuk menjaganya selama kunjungan resmi mereka ke New York City.
- Sisilia Rizky Azalea
- Jumat, 01 Oktober 2021 - 14:24 WIB
WowKeren - Duke and Duchess of Sussex Pangeran Harry dan Meghan Markle belum lama ini melakukan kunjungan resmi ke New York City. Yang mana, itu merupakan kunjungan pertama Meghan dan Pangeran Harry usai anak kedua mereka, Lilibet Diana, lahir.
Pasangan itu dilaporkan tengah mengunjungi One World Observatory pada Kamis (23/9). Kunjungan resmi itu dilakukan Pangeran Harry dan Meghan bersama Wali Kota New York, Bill De Blasio.
Dalam kunjungan tersebut itu pula, Pangeran Harry dan Meghan tengah menghadiri festival musik Global Citizen Live yang diadakan akhir pekan ini di Central Park New York. Yang mana, Pangeran Harry dan Meghan akan mempromosikan penggunaan vaksin Covid-19 yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.
Bukan lagi penampilan atau tujuan kunjungan Pangeran Harry dan Meghan yang menerima sorotan publik. Hal menarik lainnya berhasil disadari sejumlah penggemar dan khalayak ramai.
Yang mana, petugas keamanan yang dipakai untuk mengawal Pangeran Harry selama kunjungan resmi mereka ke New York adalah bodyguards Taylor Swift. Petugas keamanan bernama Jimmy yang menjabat sebagai kepala staf keamanan untuk Taylor Swift terlihat berjalan di belakang Pangeran Harry dan Meghan.
Belum diketahui dengan pasti apakah Taylor memang menawarkan bantuan kepada Pangeran Harry dan Meghan dengan meminjamkan bodyguards-nya. Atau memang, Pangeran Harry dan Meghan tak sengaja dikawal Jimmy karena memakai jasa keamanan dari perusahaan yang sama dengan Taylor.
Kedua penjaga yang biasa mengawal Taylor Swift itu terlihat di Hotel Carlyle, Upper East Side, tempat Pangeran Harry dan Meghan menginap. Bahkan kedua bodyguards itu tampak setiap hari berada di dekat Pangeran Harry dan Meghan selama kunjungan mereka ke New York.
Fakta bahwa Pangeran Harry dan Meghan juga menggunakan petugas keamanan Taylor Swift itu mendadak menarik perhatian publik. Mereka bertanya-tanya, apakah semuanya adalah ketidaksengajaan atau memang sudah direncanakan.
(wk/Sisi)