Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan rencana untuk melonggarkan pembatasan lockdown di Auckland meski wabah COVID-19 di sana terus membara.
- Bertilia Puteri
- Senin, 04 Oktober 2021 - 20:11 WIB
WowKeren - Pemerintah Selandia Baru akhirnya mengakui bahwa virus corona (COVID-19) tidak bisa sepenuhnya dihilangkan. Pada Senin (4/10), Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengumumkan rencana untuk melonggarkan pembatasan lockdown di Auckland meski wabah COVID-19 di sana terus membara.
Sebagai informasi, Selandia Baru telah menerapkan pendekatan tanpa toleransi sejak awal pandemi COVID-19 dengan lockdown ketat dan pelacakan kontak yang agresif. Strategi tersebut awalnya bekerja dengan sangat baik, negara berpenduduk 5 juta jiwa tersebut bahkan hanya melaporkan 27 kematian akibat COVID-19.
Di saat negara-negara lain berjibaku dengan meningkatnya kasus kematian COVID-19, warga Selandia Baru sudah bisa kembali ke tempat kerja, sekolah, dan stadion olahraga yang aman dari penyebaran virus. Namun pada Agustus 2021, kondisi itu berubah saat Varian Delta masuk ke Selandia Baru lewat seorang pelancong yang kembali dari Australia.
Meski langsung menerapkan lockdown ketat usai mendeteksi satu kasus penularan lokal, namun wabah terbaru di Selandia Baru tetap tak bisa dihilangkan sepenuhnya. Wabah ini telah mencatatkan lebih dari 1.300 kasus positif COVID-19, dengan beberapa kasus ditemukan di luar Auckland.
"Untuk wabah ini, jelas bahwa periode pembatasan berat yang lama tidak membuat kami mencapai nol kasus," ungkap Ardern dilansir AP News. "Tapi tidak apa-apa. Eliminasi itu penting karena kami (dulu) tidak memiliki vaksin. Sekarang kami sudah punya (vaksin), jadi kami bisa mulai mengubah cara kami melakukan sesuatu."
Ardern menyatakan bahwa lockdown selama tujuh pekan di Auckland telah membantu mengendalikan wabah baru. Di bawah rencana Ardern yang dimulai Selasa (5/10), warga Auckland akan diperbolehkan bertemu dengan keluarga lain di luar ruangan, pusat anak usia dini akan dibuka kembali, dan orang-orang akan diizinkan pergi ke pantai. Meski demikian, pembukaan toko ritel, bar, dan restoran masih belum diumumkan.
Ardern mengatakan bahwa strategi eliminasi telah terbukti sangat baik, namun pemerintahannya selalu bermaksud untuk beralih ke perlindungan vaksin. Ditambah dengan adanya Varian Delta yang akhirnya mempercepat perubahan strategi pemerintah Selandia Baru.
Di sisi lain, strategi eliminasi virus tersebut selama ini mendapat dukungan luas dari warga Selandia Baru. Namun belakangan, kritik terhadap strategi tersebut justru meningkat. Selama akhir pekan, ratusan orang berunjuk rasa memprotes lockdown.
(wk/Bert)