Rusia Bantah Keterlibatan Presiden Putin di Dokumen Pandora
Instagram/leadervladimirputin
Dunia

Rusia menolak dengan tegas jika presidennya terlibat. Negara tersebut menegaskan bahwa pengungkapan yang bocor di dokumen itu sebagai klaim yang tidak berdasar.

WowKeren - Dokumen Pandora atau Pandora Papers yang terkuak baru-baru ini tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, dalam dokumen tersebut tercantum nama-nama besar tokoh dunia termasuk pada pemimpin negara.

Salah satu nama yang cukup menuai sorotan adalah Presiden Rusia Vladimir Putin. Meski tidak disebutkan secara langsung, namun nama Putin dikaitkan dengan rekanan ke aset rahasia yang ada di Monako. Aset tersebut berupa rumah tepi laut yang diakuisisi oleh seorang wanita Rusia yang dilaporkan memiliki anak dengan pemimpin Rusia tersebut.

Menanggapi kabar ini, Rusia menolak dengan tegas jika presidennya terlibat di dalam dokumen itu. Negara tersebut menegaskan bahwa pengungkapan yang bocor di dokumen itu sebagai klaim yang tidak berdasar. Ini dilakukan usai penyelidikan oleh konsorsium media menyoroti kekayaan yang diduga dikumpulkan oleh individu yang terkait dengan Kremlin.


Penyelidikan Pandora Papers melibatkan sekitar 600 jurnalis dari media termasuk yang sudah ternama seperti The Guardian hingga BBC. Penyelidikan ini didasarkan pada kebocoran dari 11,9 juta dokumen serta 14 perusahaan jasa keuangan yang ada di seluruh dunia. Dokumen-dokumen itu bocor ke International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) dan diterbitkan pada hari Minggu (3/10).

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut kebocoran itu sebagai "hanya serangkaian klaim yang sebagian besar tidak berdasar". Peskov mempertanyakan bagaimana informasi semacam itu bisa dipercaya. "Kami tidak melihat apa pun tentang kekayaan tersembunyi di lingkaran dalam Putin," tegas Peskov.

Melansir Al Jazeera, kebocoran itu mengungkapkan bahwa properti di Monaco senilai 4 juta dolar telah dibeli melalui perusahaan lepas pantai menjelang akhir tahun 2003 untuk wanita sebagaimana dimaksud di atas. Wanita tersebut sebelumnya dilaporkan memiliki hubungan dengan Putin dan berasal dari kota kelahiran presiden, Saint Petersburg.

"Jika ada publikasi serius, yang didasarkan pada sesuatu yang konkret dan merujuk pada sesuatu yang spesifik, maka kami akan membacanya dengan penuh minat," tegas Peskov sekali lagi.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait