20 Orang Tewas Imbas Gempa Bumi 5,7 M di Pakistan, Rumah Warga dari Lumpur-Batu Persulit Evakuasi
Dunia

Gempa bumi bermagnitudo 5,7 melanda Provinsi Balochistan, Pakistan, tepatnya di Distrik Harnai yang padat penduduk. Gempa terjadi pada pukul 03.00 dini hari sehingga banyak warga tak sempat mengevakuasi diri.

WowKeren - Gempa bumi bermagnitudo 5,7 terjadi di Provinsi Balochistan, Pakistan pada Rabu (6/10) waktu setempat. Bencana alam ini hingga Kamis (7/10) waktu Indonesia dilaporkan telah menewaskan hingga setidaknya 20 orang serta menyebabkan ratusan lainnya luka-luka.

"Setidaknya 20 orang terbunuh dan kami memperkirakan 100 orang terluka," kata Menteri Provinsi Balochistan, Zia Langove, kepada Al Jazeera melalui telepon. Situasi ini pun terkait dengan gempa bumi yang berpusat di daerah padat penduduk di Distrik Harnai ketika warga tengah beristirahat sebab terjadi pada pukul 03.00 dini hari waktu setempat.

Guncangan yang dirasakan pun begitu kencang sebab pusat gempa terjadi di kedalaman 20 kilometer alias termasuk gempa dangkal. Dan upaya evakuasi warga, baik korban jiwa maupun penyintas, semakin sulit dilakukan karena longsor yang menjadi kejadian ikutan gempa.

"Ada banyak titik longsor dan tim sedang bekerja untuk membersihkan jalan menuju area terdampak," kata Langove. Ia pun menambahkan tim penyelamat bisa memberikan kepastian kerusakan yang ditimbulkan pasca gempa jika sudah berhasil mengakses area terdampak sepenuhnya.


Upaya evakuasi juga dipersulit dengan bahan bangunan yang digunakan para warga Distrik Harnai. Sebab rumah-rumah mereka masih menggunakan batu dan lumpur, bahan yang memiliki ketahanan rendah terhadap gempa, setidaknya jika dibandingkan dengan menggunakan batu bata.

Pejabat senior pemerintah setempat, Suhail Anwar Hashimi, kepada AFP menyebut bahwa banyak korban yang meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan atap dan dinding. Dari 20 korban jiwa yang disebutkan, terdapat seorang wanita dan 6 anak-anak di antaranya.

Provinsi Balochistan merupakan provinsi paling besar namun berpenduduk paling sedikit di Pakistan. Provinsi ini pun secara konsisten masuk di daftar daerah dengan perkembangan sumber daya manusia terburuk di Pakistan, yang terbukti dari kurangnya kemampuan mereka sekadar untuk membangun hunian yang lebih tahan gempa bumi.

Angka kematian akibat gempa bumi ini diperkirakan masih akan bertambah karena efek getaran turut dirasakan di beberapa daerah lain seperti Quetta, Sibi, Pishin, Qila Saifullah, Chaman, Ziarat, dan Zhob. Mengutip UPI News, otoritas setempat mengestimasikan 70 rumah lebih hancur akibat gempa bumi yang dialami.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait