Ibu Agnes Monica Mendadak Masuk Lambe Gosip, Momen 'Rumpi' Ketemu Anne Avantie Bikin Salut
Instagram
Selebriti

Sukses sebagai atlet di masa lalu hingga memiliki putri seorang diva membuat Jenny Siswono jadi sorotan. Meski begitu, ibu kandung Agnes Monica ini sukses bikin kagum karena kesederhanaannya.

WowKeren - Keluarga Agnes Monica kerap jadi sorotan publik karena sikap mereka yang sederhana. Meski Agnes sudah populer sebagai diva, ayah-ibu ataupun kakak Agnes justru memilih berada di balik layar.

Namun baru-baru ini, ibunda Agnes, Jenny Siswono, jadi sorotan fans. Rupanya, Jenny mendadak masuk akun YouTube Lambe Agnezmo.

Bukan karena ada masalah, Jenny rupanya disorot karena kesederhanaannya. Dalam video, tampak sosok Jenny bersama desainer kondang yang biasa kerja bareng Agnes, Anne Avantie.

Keduanya terlihat asyik "ngerumpi" akrab ketika Jenny berkunjung ke resto Anne di Semarang. Baik Jenny maupun Anne memperlihatkan sikap santai nan sederhana. Fans Agnes pun jadi kagum pada dua wanita yang bagai sahabat karib tersebut.


"Ibu jenni mmg sejak dl sgt sederhana salut!," kata netter. "Dua ibu kebanggaan Indonesia," ujar netter. "The real rich woman..Low profile.. But, caring & high quality," ujar fans.

Sementara itu, Jenny menjadi saksi hidup perjuangan Agnes sebagai diva Tanah Air. Saat Agnes kena serangan haters yang bikin sesak nafas, Jenny terus mendampingi putrinya itu.

"Gue pernah kena ini loh, kecemasan kayak serangan panik, gara-gara waktu itu ada momen di mana haters, komennya banyak banget. Caci makinya tuh benar-benar tidak berpendidikan sampai membicarakan soal pribadi keluarga gue," seru Agnes. "Gue berdoa sampai gue pernah ngomong sama nyokap, 'Mi kayaknya aku mau tutup Twitter'."

Namun berkaca dari kerja keras sang ibu yang eks atlet, Agnes kini bermental baja. Beberapa waktu lalu, ia juga sempat mengungkap rasa kagum pada sang ibunda.

"Kau adalah orang paling setia yang aku kenal. Terima kasih telah mengajariku untuk bersyukur, untuk bahagia, terima kasih telah memberi tahuku bahwa 'perlombaanku adalah maraton' dan bukan 'sprint', karenanya aku harus beristirahat (ketika aku mendorong diriku sampai batas dan aku jadi sakit)," ujar Agnes. "Pendek kata, terima kasih telah mengajariku bagaimana menjadi lebih seperti Dia, seperti Kristus. Terima kasih telah menunjukkan kasih-Nya kepada saya melalui dirimu."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts