Jennifer Jill ditanya soal masalah rumah tangganya dengan Ajun Perwira. Tak dipungkiri, masalah ekonomi menjadi salah satu permasalahan rumah tangga Jennifer dan Ajun.
- Neressa Prahastiwi
- Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:35 WIB
WowKeren - Jennifer Jill membicarakan soal nafkah dari Ajun Perwira. Jennifer mengaku nafkah dari Ajun memang tidak seberapa dibanding dengan mantan suaminya. Akan tetapi, Jennifer mendapatkan 'hal lain' dari Ajun.
"Almarhum suami gue yang pertama, I have everything. Gue dapet materi tapi gue tidak dapet waktu karena dia sibuk," cerita Jennifer kepada Celine Evangelista di kanal YouTube Langit Entertainment pada Kamis (21/10).
"Kita mau holiday ke mana pun, 50 orang berangkat semuanya," sambungnya. "Yang penting gue happy tapi gue tidak bersama dia. I have everything cuman gue masih hampa."
Ketika bersama Ajun, Jennifer mendapatkan kasih sayang yang tidak bisa dibandingkan dengan materi. Apalagi selama ini Jennifer sudah bergelimang harta sehingga materi dari Ajun bukan lagi hal penting baginya.
"Sekarang dibalik dengan Ajun. Gue nggak dapet materinya tapi I have the time, I have the love, I have the attention," terang Jennifer. "Jadi kalo dibilang hidup nggak fair, memang. Nggak bisa semuanya loe dapetin. Yang penting batin gue tenang dan I'm happy."
Kendati begitu, Jennifer Jill juga tetap menuntut tanggung jawab Ajun sebagai suami meski tidak melihat besarnya nominal yang diberikan. "Gue selalu bilang 'loe ada berapa' 'sayang gue ada segini'. Kan gue tau ini dari awal, bukan selama pernikahan," lanjutnya.
Tak dipungkiri Jennifer, pertengkaran masalah ekonomi sempat menghampiri rumah tangga yang dibangunnya dengan Ajun sejak 22 April 2019. Namun permasalahan tersebut kini sudah bisa terlewati dengan baik.
"Ada omongan seperti itu tapi gue kan nggak bisa maksain. Gue nggak ngerti dunia entertainment. Cuman gue selalu mau tau 'kapan loe gajian, berapa loe per episode. Oke loe bisa berapa dari gaji loe' itu baru gue tau," pungkas ibu tiga anak tersebut. "Ya sudah nggak papa. Yang penting gue kasih urusan rumah, apa yang bisa loe urusin."
(wk/nere)