Kebakaran Paling Mematikan di Taiwan Diduga Dipicu Dupa
Pixabay/Ilustrasi
Dunia

Insiden di gedung 13 tingkat di distrik Yancheng, kota Kaohsiung, itu menewaskan 46 orang dan disebut-sebut menjadi kebakaran paling mematikan di Taiwan dalam beberapa dasawarsa.

WowKeren - Penyebab insiden kebakaran mematikan yang terjadi di sebuah blok apartemen di distrik Yancheng, kota Kaohsiung, Taiwan, pada 14 Oktober 2021 lalu akhirnya mulai terungkap. Seorang wanita yang tidak memadamkan dupa sebelum meninggalkan apartemennya diduga menjadi sumber kebakaran yang menewaskan 46 orang tersebut.

Temuan ini diungkapkan oleh pihak otoritas pada Jumat (29/10) hari ini. Insiden di gedung 13 tingkat itu disebut-sebut menjadi kebakaran paling mematikan di Taiwan dalam beberapa dasawarsa. Seorang penghuni gedung yang bernama Huang telah ditahan karena diduga melakukan pembunuhan karena kelalaian dan membahayakan keselamatan publik.

"Huang tampaknya bersalah," demikian kutipan laporan yang dirilis oleh pemerintah kota Kaohsiung pada hari ini. "Dia gagal memastikan bahwa dupa benar-benar padam sebelum meninggalkan gedung untuk membiarkan dupa terus menyala, yang kemudian menyebabkan kebakaran."

Menurut jaksa, Huang telah mengaku menyalakan dupa cendana untuk mengusir nyamuk. Namun wanita itu disebut memberikan pernyataan tidak konsisten tentang apa yang dia lakukan sebelum meninggalkan kamarnya.


Awalnya, wanita berusia 51 tahun tersebut mengklaim dirinya telah melempar dupa ke tempat sampah. Namun Huang kemudian mengaku tidak bisa mengingat apa yang ia lakukan sebelum meninggalkan apartemennya.

Insiden kebakaran ini menyoroti kekhawatiran atas standar keamanan yang lemah di Taiwan, serta mengungkap kondisi kehidupan banyak lansia yang buruk di tengah masyarakat. Banyak korban tewas dalam insiden kebakaran ini adalah orang tua berpenghasilan rendah, beberapa di antaranya merupakan penyandang disabilitas dan menderita demensia.

Adapun blok apartemen tersebut juga sudah berada dalam kondisi buruk, dan sebagian telah ditinggalkan penghuninya. Petugas pemadam kebakaran mengatakan salah satu alasan kobaran api begitu hebat adalah karena lima lantai komersial terbawah dipenuhi puing-puing dan barang-barang yang dibuang, serta banyak lorong dipenuhi sampah.

Kebakaran ini bukan yang pertama kalinya terjadi pada gedung tersebut. Sebelumnya, sempat terjadi kebakaran pada tahun 1999 dan sejak saat itu kondisi bangunan mulai memburuk dan ada bagian-bagian yang tetap dibiarkan kosong. Restoran, lounge, dan bioskop pernah menempati gedung ini pada masa jayanya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait