Ini menandai kembalinya Microsoft di posisi puncak. Perusahaan ini telah menjadi perusahaan AS yang paling berharga sebelum Apple mengambil alih pada 2 Juli 2020 lalu.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 30 Oktober 2021 - 13:23 WIB
WowKeren - Pada Jumat (29/10) Microsoft Corp. telah menggeser posisi Apple sebagai perusahaan Amerika Serikat Paling Berharga di dunia. Ini merupakan pertama kalinya dalam 16 bulan setelah Apple melewatkan proyeksi penjualan karena masalah rantai pasokan akibat pandemi COVID-19.
Pada hari itu, saham Apple turun sebanyak 3,6 persen selama awal perdagangan, yang menyiratkan nilai 2,413 triliun dolar AS. Sebaliknya, saham Microsoft naik 0,7 persen untuk nilai sebesar 2,453 triliun dolar AS, menurut Market Watch.
Ini menandai kembalinya Microsoft di posisi puncak. Perusahaan ini telah menjadi perusahaan AS yang paling berharga sebelum Apple mengambil alih raksasa perangkat lunak itu pada 2 Juli 2020 lalu. Apple tetap berada di puncak sejak saat itu hingga pekan ini.
Pada Kamis (28/10), Apple membukukan pendapatan sebesar 83,36 miliar dolar untuk kuartal ketiga, naik 29 persen y-o-y, namun masih kurang dari prediksi yang ada di angka 84,85 miliar. Penjualan iPhone memang mengalami kenaikan 47 persen y-o-y namun jumlah 38,87 miliar yang dihasilkan jauh dari ekspektasi analis sebesar 41,51 miliar.
Sementara itu, Apple adalah perusahaan pertama yang mencapai kapitalisasi pasar 1 triliun dolar AS lalu kemudian kapitalisasi pasar 2 triliun. Ini menjadikannya perusahaan publik paling berharga di dunia tahun lalu ketika melampaui Saudi Aramco.
Sophie Lund-Yates, analis ekuitas di Hargreaves Lansdown, menilai angka penjualan Apple cukup terpengaruh dengan kondisi rantai pasokan. "Dibandingkan dengan rekan-rekan FAANG yang kurang fokus pada perangkat keras, Apple juga lebih rentan terhadap gangguan rantai pasokan," ujarnya.
Sementara itu, saham Microsoft melonjak akibat permintaan yang terus naik di tengah pandemi, ketika layanan berbasis cloud turut mendorong penjualan. Nilai pasar saham Apple berhasil menyalip Microsoft pada 2010 lalu ketika iPhone menjadikannya perusahaan teknologi konsumen utama dunia.
Microsoft dan Apple adalah dua perusahaan yang silih berganti menduduki posisi puncak sebagai bisnis paling berharga di Wall Street dalam beberapa tahun terakhir, dengan Apple memegang gelar tersebut sejak pertengahan 2020.
(wk/zodi)