Langkah ini dinilai akan menciptakan potensi besar untuk lonjakan ekonomi di dalam negeri dan diharapkan memberi dorongan finansial terhadap Negeri Gajah Putih.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 30 Oktober 2021 - 15:22 WIB
WowKeren - Thailand akan meluncurkan upayanya untuk menjadi pusat ganja medis kelas dunia di Asia Tenggara bulan depan. Hal itu sebagaimana dikatakan oleh pihak berwenang setempat.
Direktur Jenderal Departemen Pelayanan Kesehatan mengatakan Menteri Kesehatan Masyarakat Anutin Charnvirakul berencana untuk mendorong ganja sebagai tanaman industri utama. Kementerian dan Departemen akan bekerja sama untuk mempromosikan tanaman itu dan memberlakukan kebijakan terkait ganja medis Thailand pada 10 November.
Dalam skenario ini, pemerintah berencana untuk melegalkan ganja. Mereka juga akan mempromosikan tanaman ini sebagai salah satu pengobatan medis untuk berbagai macam penyakit, yang mana pada akhirnya langkah ini akan meningkatkan status tanaman sebagai tanaman industri mayor.
Langkah ini dinilai akan menciptakan potensi besar untuk lonjakan ekonomi di dalam negeri. Hal itu diharapkan akan memberi dorongan finansial terhadap Negeri Gajah Putih tersebut. Tak hanya itu, pelegalan tanaman ini juga diharapkan akan mendatangkan manfaat dalam bidang pariwisata.
Langkah tersebut juga akan memberikan kredibilitas dan daya tarik ke Thailand sebagai tujuan wisata medis, sesuatu yang didukung oleh industri bedah plastik Thailand sebelum pandemi COVID-19. Kementerian Kesehatan berfokus pada percepatan kebijakan untuk memungkinkan Thailand menumbuhkan dan memproduksi produk ganja dan obat-obatan yang diakui secara global.
Sebelumnya, klinik ganja medis telah diluncurkan dan telah berhasil mendapatkan 7 miliar tahun ini. Mereka berharap dapat mendorong pertumbuhan industri yang cepat untuk memperkuat Thailand sebagai pusat ganja medis di Asia Tenggara. Thailand juga menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mendukung tanaman kontroversial ini.
Direktur Jenderal Departemen Layanan Medis juga percaya bahwa sikap masyarakat umum tentang ganja telah sedikit melunak. Bahkan di Thailand yang konservatif, orang-orang mulai memanfaatkan tanaman ganja untuk pengobatan dan ekonomi.
Thailand saat ini tengah mengembangkan kredibilitasnya dengan membentuk Pusat Penelitian Ganja Medis Internasional antara pemerintah dan sektor swasta dengan dokter yang mengkhususkan diri dalam ganja medis untuk membantu menumbuhkan, mengekstrak, dan meneliti ganja.
(wk/zodi)