KTT G-20 Resmi Dibuka, Tuan Rumah Serukan Tambahan Vaksin COVID-19 Untuk Negara Miskin
AP Photo/Gregorio Borgia
Dunia

Perdana Menteri Italia Mario Draghi selaku tuan rumah membuka KTT G20 dengan seruan tajam untuk mempercepat pengiriman vaksin COVID-19 ke negara-negara miskin.

WowKeren - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 resmi dibuka di Roma, Italia, pada Sabtu (30/10) hari ini. Perdana Menteri Italia Mario Draghi selaku tuan rumah membuka KTT G20 dengan seruan tajam untuk mempercepat pengiriman vaksin COVID-19 ke negara-negara miskin.

Draghi menyebut kesenjangan vaksin global COVID-19 "tidak dapat diterima secara moral". Menurut Draghi, hanya 3 persen orang di negara-negara termiskin di dunia yang divaksinasi, sementara 70 persen orang di negara-negara kaya setidaknya telah mendapat satu dosis vaksin.

Negara-negara kaya disebut telah menggunakan vaksin dan pengeluaran stimulus untuk memulai kembali kegiatan ekonomi. Namun hal ini membuat negara-negara berkembang yang menyumbang sebagian besar pertumbuhan global berisiko tetap tertinggal karena vaksinasi yang rendah dan kesulitan pembiayaan.

Adapun sesi pembukaan di hari ini memang difokuskan pada kesehatan global dan ekonomi. Draghi menyambut para kepala negara G20, termasuk Presiden Joko Widodo, ke pusat konvensi Nuvola di Roma.


Para pemimpin Uni Eropa akan bertemu di luar lokasi dengan para pemimpin Afrika dalam upaya untuk lebih mendukung ekonomi termiskin di benua itu setelah pandemi COVID-19. Pada Jumat (29/10), Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengatakan bahwa dia mengharapkan G20 untuk mengkonfirmasi tambahan $ 100 miliar untuk mendukung ekonomi Afrika.

Uang itu akan diberikan melalui realokasi sebagian dari hak penarikan khusus senilai $ 650 miliar, alat valuta asing yang digunakan untuk membantu membiayai impor yang dikeluarkan oleh Dana Moneter Internasional. Lewat program ini, negara-negara yang tidak membutuhkan bantuan dapat mengalokasikan kembali hak penarikan khusus mereka kepada mereka yang membutuhkan.

Presiden Uni Afrika Felix Tshisekedi dan Presiden Rwanda Paul Kagame disebut akan menjadi peserta program ini. Kepala negara Afrika Selatan dan Senegal, Cyril Ramaphosa dan Macky Sall, juga disebut akan ambil bagian melalui konferensi video.

Sebagai informasi, KTT G20 tahun ini akan membahas tentang perubahan iklim, vaksin, pemulihan, hingga perpajakan internasional. Italia berharap G20 akan mendapatkan komitmen utama dari para negara anggotanya menjelang konferensi iklim PBB yang dimulai Minggu (31/10) di Glasgow, Skotlandia.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait