Salmafina Sunan menanggapi pujian setinggi langit salah seorang netter yang menyinggung soal gaya hidupnya. Dalam kesempatan itu, Salma juga membeberkan alasannya pindah ke Bali dari Jakarta.
- Marina Larasati
- Senin, 01 November 2021 - 14:37 WIB
WowKeren - Salmafina Khairunnisa alias Salmafina Sunan lebih memilih tinggal di Pulau Dewata, Bali sejak tahun 2020 lalu. Bertepatan dengan keputusannya yang memilih pindah keyakinan dari Islam ke Kristen.
Secara terang-terangan, Salma mengaku lebih nyaman tinggal di Bali ketimbang Jakarta. Hal itu terungkap di unggahan Instagram Story-nya belum lama ini.
Mulanya, putri sulung Sunan Kalijaga itu menanggapi pujian salah seorang netizen soal gaya hidup sederhananya. Sebagai seorang publik figur yang tentunya memiliki banyak uang, Salma nyatanya lebih nyaman berpenampilan apa adanya dan jauh dari kesan glamour.
"My prinsip cuma satu, jadilan orang yang bisa masuk ke segala kalangan," tulis Salma, Senin (1/11). "Diajak glamour gak malu-maluin, diajak sederhana gak complaint. Dolle up itu capek banget."
Rupanya ini adalah salah satu alasan Salma memutuskan pindah ke Bali. Menurut Salma, ia tidak cocok dengan gaya hidup masayarakat Ibukota yang selalu lekat dengan kemewahan. Ia merasa gaya hidup seperti itu sangatlah tidak sehat.
"Kemarin ngerasain di Jakarta tiap hari harus rapih dan agak glamour. Kehidupan di Jakarta for me like nowadays hampir gak ada orang yang mau temenan sama orang yang style atau outfit-nya biasa aja," beber Salma.
Padahal ia adalah tipe orang yang tidak suka berpenampilan ribet dan lebih apa adanya. "And sebenernya aku adalah orang paling gak suka ribet. That is why aku suka banget Bali and my community," imbuhnya.
Dengan berpenampilan sederhana, Salmafina Sunan juga tidak pernah pilih-pilih teman. Maksudnya memilih teman memang suatu keharusan, namun hal itu tidak ia lihat dari penampilan seseorang tersebut.
"Kita bisa memakai apapun yang kita mau karena melihat satu sama lain seperti Yesus melihat kita. Kita bisa berteman dengan siapapun yang kita mau karena melihat satu sama lain seperti Yesus melihat kita," ungkap Salma dalam bahasa Inggris.
Perempuan 22 tahun itu menegaskan bahwa dirinya tidak suka hidup dalam kecemburuan. "Tidak ada ruang untuk kecemburuan ketika kita menerapkan ini dalam hidup kita," pungkasnya.
(wk/lara)