Berdayakan 'Generasi Lockdown', Presiden Prancis Emmanuel Macron Luncurkan Program Pelatihan Kerja
AP Photo
Dunia

Dengan adanya program ini, Macron berharap memobilisasi 'generasi lockdown' dan memberi mereka bekal keterampilan serta pendidikan yang dibutuhkan untuk mencari kerja.

WowKeren - Prancis memiliki cara tersendiri untuk mengatasi angka pengangguran di negaranya. Pada Selasa (2/11), Presiden Emmanuel Macron telah meluncurkan program nasional pelatihan dan kerja bagi pemuda di negara itu.

Program ini akan menyasar muda-mudi yang berada di rentang usia 16 hingga 25 tahun. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran yang relatif tinggi di Prancis di antara kaum mudanya, yang disebut-sebut lebih tinggi dari beberapa negara Uni Eropa lainnya.

The Local melaporkan bahwa berdasarkan Kontrak Komitmen Pemuda yang baru, kaum muda akan mengambil bagian dalam program selama 15 hingga 20 jam untuk mencari pekerjaan, berlatih, dan magang atau mencari sebuah posisi kerja. Pengumuman itu disampaikan Macron lewat unggahan di Facebook.

Melalui unggahan tersebut, disebutkan bahwa kontrak program itu akan dilaksanakan mulai Maret 2022 mendatang. Dengan adanya program ini, Macron berharap untuk memobilisasi "generasi lockdown" dan memberi mereka bekal keterampilan dan pendidikan yang dibutuhkan untuk mencari pekerjaan di masa depan mereka.


Macron mengatakan bahwa saat ini ada banyak pekerjaan tersedia di Prancis. Sehingga dengan program itu, diharapkan para pemuda bisa lebih mudah untuk mengaksesnya.

"Ratusan ribu pekerjaan tersedia di seluruh Prancis," kata Macron dalam postingan tersebut. "Negara, perusahaan, komunitas, dan asosiasi, melalui perangkat ini, semua pemangku kepentingan akan bergerak bersama untuk memungkinkan Anda mengaksesnya."

Prancis mencatat tingkat pengangguran untuk mereka yang berusia di bawah 25 tahun di angka 19,5 persen pada bulan Maret. Jumlah ini lebih tinggi dari rata-rata 17,1 persen di antara negara-negara Uni Eropa lainnya. Angka itu juga sedikit naik dari tingkat pengangguran Prancis 19,3 pada tahun 2020.

"Dengan komitmen, kerja dan motivasi, dengan solusi yang efektif, setiap orang di Prancis harus dapat membangun kehidupan mereka dan mewujudkan impian mereka," lanjutnya. "Kontrak komitmen ini melengkapi dan menyederhanakan beberapa perangkat bagi kaum muda untuk pelatihan yang lebih baik dan mendorong mereka ke dunia kerja."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait