Persaingan persenjataan nuklir tampaknya tengah terjadi di antara negara-negara besar seperti AS dan Tiongkok. AS bahkan menyebutkan bahwa Tiongkok akan memiliki seribu hulu kedak nuklir.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 04 November 2021 - 17:07 WIB
WowKeren - Belakangan ini, Tiongkok diketahui tengah memperluas persenjataan nuklirnya yang dinilai lebih cepat dari perkiraan. Menanggapi hal ini, dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh Pentagon menyebutkan bahwa hal tersebut mempersempit kesenjangan dengan Amerika Serikat (AS).
Tiongkok sendiri saat ini diketahui telah memiliki 700 hulu ledak nuklir yang dapat dikirim pada tahun 2027. Kemudian, jumlah tersebut masih bisa bertambah menjadi 1.000 pada tahun 2030. Angka ini menjadikan persenjataan Tiongkok 2,5 kali ukuran yang diprediksikan Pentagon pada tahun 2020.
Melansir Al Jazeera, sebagai perbandingan, AS saat ini memiliki sekitar 3.750 senjata nuklir dan tidak memiliki rencana untuk meningkatkannya. Sementara pada tahun 2003 lalu, jumlah nuklir AS disebutkan ada sekitar 10 ribu.
Tiongkok sendiri disebutkan berinvestasi dalam dan memperluas jumlah platform pengiriman nuklir berbasis darat, laut, dan udara, serta membangun infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung ekspansi besar kekuatan nuklirnya. Adapun penilaian ini muncul dalam laporan tahunan Departemen Pertahanan AS kepada Kongres tentang perkembangan militer Tiongkok.
Sama halnya seperti AS dan Rusia yang disebut sebagai dua kekuatan nuklir terkemuka, Tiongkok kini tengah membangun "triad nuklir". Adapun pembangunan ini dilakukan dengan kemampuan untuk mengirimkan senjata nuklir dari rudal balistik darat, rudal yang diluncurkan dari udara, dan dari kapal selam.
Masih melansir Al Jazeera, laporan Pentagon itu mengatakan bahwa Tiongkok kemungkinan tidak mencari kemampuan untuk meluncurkan serangan nuklir tanpa alasan, khususnya pada musuh yang juga memiliki senjata nuklir, terutama AS. Namun di satu sisi juga ingin mencegah serangan dari orang lain dengan mempertahankan ancaman pembalasan nuklir yang kredibel.
Sementara itu, pada tahun lalu, laporan Pentagon Tiongkok menerangkan bahwa negara tersebut memiliki sekitar 200 hulu ledak yang dapat dikirim dan akan menggandakannya pada tahun 2030. Kemudian, peneliti independen dalam beberapa bulan terakhir menerbitkan foto-foto satelit dari silo rudal nuklir baru di Tiongkok Barat.
(wk/tiar)