NASA Mau Tabrakkan Pesawat Luar Angkasa ke Asteroid Untuk Alasan Ini
AFP/NASA
Dunia

Nancy Chabot selaku kepala koordinasi DART di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins memastikan bahwa misi itu tidak akan menghancurkan asteroid.

WowKeren - Badan independen pemerintah federal Amerika Serikat NASA dilaporkan akan meluncurkan pesawat ruang angkasa dan menabrakkannya ke asteroid. Peluncuran ini dilakukan paling cepat pada 23 November dan diperkirakan akan menabrak asteroid di luar angkasa pada tahun depan. Tentu saja, ada alasan besar di balik percobaan kali ini.

Para ilmuwan berharap melalui percobaan itu mereka mampu memahami cara mengarahkan benda-benda luar angkasa yang berbahaya sehingga bisa meminimalisir potensi tabrakan dengan Bumi. Pejabat NASA mengatakan bahwa misi ini adalah demonstrasi penerbangan pertama NASA untuk pertahanan planet.

Tes Pengalihan Asteroid Ganda, atau DART, dijadwalkan akan meluncur pada 10:20 malam PST dengan roket SpaceX Falcon 9 dari Vandenberg Space Force Base di California. Waktu peluncuran bersifat instan, artinya harus diluncurkan pada waktu itu atau menunggu hari lain, menurut NASA.


Sistem asteroid Didymos akan berada di dekat Bumi selama berbulan-bulan. Asteroid ini sendiri tidak menimbulkan ancaman bagi Bumi, tetapi akan mengorbit cukup dekat sehingga misi DART senilai 330 juta dolar AS dapat mencapainya dengan relatif cepat, kata Lindley Johnson, pejabat pertahanan planet NASA.

"Kami telah menghabiskan banyak upaya, perencanaan, dan koordinasi dengan lembaga dan negara lain," kata Johnson. "Mengenai apa yang mungkin akan kami lakukan dan siapa yang melakukannya terkait sejauh mana kami menanggapi ancaman tersebut."

Sementara itu, Nancy Chabot selaku kepala koordinasi DART di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins yang berbasis di Maryland memastikan bahwa misi itu tidak akan menghancurkan asteroid. "Itu hanya akan memberikan dorongan kecil," ujarnya.

Misi DART akan mengetahui sejauh mana dorongan pesawat ruang angkasa terhadap asteroid. Data terkait dampak yang ditimbulkan dari misi itu akan digunakan untuk memahami dan merencanakan kemungkinan misi di masa depan. Pesawat ruang angkasa DART akan melakukan perjalanan ke asteroid, mengamatinya dan melepaskan unit yang lebih kecil yang disebut LICIACube yang akan memantau DART saat menabrak Dimorphos.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait