80 Persen Pelajar Di Thailand Telah Divaksin, Bakal Ada Lebih Banyak Sekolah Gelar PTM
Dunia

Vaksinasi COVID-19 saat ini menjadi hal mutlak untuk dilakukan dalam melawan pandemi, khususnya bagi para pelajar. Selama pandemi berlangsung, kegiatan sekolah dialihkan menjadi secara online.

WowKeren - Setiap negara di dunia saat ini tengah menggencarkan vaksinasi COVID-19 terhadap anak-anak. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar anak-anak bisa kembali menjalani kegiatan belajar secara tatap muka di sekolah.

Melansir Bangkok Post, sekitar 3,11 juta siswa yang berusia 12 tahun ke atas atau 80,65 persen dari total nasional di Thailand, kini telah menerima setidaknya satu dosis vaksin COVID-19. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana pada Sabtu (6/11).

Thanakorn mengatakan bahwa Perdana Menteri (PM) Prayut Chan-ocha telah mengikuti dengan cermat upaya untuk memperluas ketersediaan pembelajaran di kelas secara langsung kepada siswa saat semester baru berlangsung pada pekan ini.

Sementara itu, menurut Departemen Pengendalian Penyakit, dari 3,85 juta siswa yang berusia 12-18 tahun dan telah mendaftar untuk vaksinasi, sekitar 2,5 juta siswa atau 55 persen di antaranya telah menerima suntikan vaksin COVID-19 dosis pertama. Sedangkan 600 ribu atau sekitar 13 persen telah mendapatkan suntikan dosis vaksin COVID-19 penuh.


Adapun data siswa yang telah divaksinasi COVID-19 itu terdiri dari siswa kelas 6, Mathayom Suksa 1-6 (kelas 7 sampai 12), dan siswa SMK. Seperti yang diketahui, sekolah telah ditutup untuk sebagian besar siswa sejak gelombang ketiga COVID-19 dimulai pada April lalu.

Kementerian Pendidikan sendiri telah menjadikan pembukaan kembali ruang kelas atau pembelajaran tatap muka (PTM) di ruang kelas sebagai prioritas, lantaran pihaknya menyadari bahwa pembelajaran online memiliki keterbatasan. Sebelum dimulainya semester baru pada 1 November lalu, Departemen Kesehatan melakukan testing COVID-19 kepada lebih dari 37 ribu sekolah.

Adapun langkah penyaringan itu dilakukan sebagai langkah-langkah manajemen COVID-19. Berdasarkan dari hasil penyaringan, 35.193 sekolah di antaranya diberikan izin untuk menggelar PTM.

"Sejauh ini, 12.110 sekolah di seluruh negeri sekarang menyediakan pembelajaran di tempat (sekolah), yang lain menyediakan campuran instruksi di tempat dan online," beber Thanakorn.

Thanakorn menuturkan bahwa Prayut telah menginstruksikan Kementerian Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat untuk lebih menekankan pada langkah-langkah untuk mengurangi risiko penularan virus di sekolah. Selain itu, juga diminta untuk meningkatkan keamanan bagi siswa di semua tingkatan.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait