Dalam video TikTok yang beredar, Menteri Keamanan Publik Vietnam Jenderal To Lam terlihat tengah makan malam di restoran mahal milik seorang koki terkenal di London
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 08 November 2021 - 11:36 WIB
WowKeren - Baru-baru ini publik Vietnam dibuat geram dengan kelakuan salah seorang wakil rakyatnya. Mereka marah setelah melihat menteri mereka menikmati hidangan steak berlapis emas di restoran Salt Bae di London baru-baru ini.
Adalah Menteri Keamanan Publik Vietnam Jenderal To Lam, yang terlihat dalam video TikTok tengah makan malam di restoran terkenal mahal milik koki itu di London, Nusr-et. Koki selebriti yang memiliki nama Nusret Gokce itu lebih dikenal sebagai "Salt Bae".
Steak berlapis emas tersebut ditutupi dengan daun emas 24 karat yang dapat dimakan. Yang mana, harganya lebih mahal dari upah bulanan politikus tersebut, yaitu antara 8 hingga hingga 11 juta rupiah. Meski harga steak itu tidak tercantum di situs resminya namun ulasan mengenai makanan tersebut menyebut jika harganya berkisar antara 16 hingga 29 juta rupiah.
Tidak diketahui kapan acara makan itu berlangsung, namun video itu diposting oleh salah satu akun TikTok pada 3 November yang memiliki 11 juta pengikut. Tak pelak, hal ini pun menuai reaksi keras dari orang Vietnam.
Video tersebut kemudian dihapus setelah menarik perhatian media dan warga Vietnam, yang membagikan tangkapan layar dan salinan video tersebut secara online, sambil mengekspresikan kemarahan atas apa yang mereka lihat sebagai tampilan pemborosan yang tidak perlu. Koki terlihat dalam video secara pribadi menyiapkan hidangan steak di depan delegasi Vietnam.
Menurut BBC, ada dua macam kubu terkait reaksi mereka terhadap video itu. Ada yang menyindir sang jenderal telah menghambur-hamburkan uang padahal negaranya masih miskin.
"Vietnam masih miskin tapi menterinya sangat mewah," tulis salah seorang Facebook. "Petugasnya menikmati begitu banyak kemewahan."
Sedangkan lainnya masih berpikiran positif dengan mengatakan bahwa bisa saja hidangan itu dibayar oleh pihak ketiga. Selain itu, bisa jadi makanan itu dibeli dengan hasil dari tunjangan yang diperoleh oleh sang menteri ketika berada di luar negeri.
Sebagian besar penduduk Vietnam masih hidup di bawah garis kemiskinan. Perekonomian negara Asia Tenggara itu terpukul keras akibat pandemi COVID-19 dan belum pulih.
(wk/zodi)