Angka kasus COVID-19 di Australia saat ini diketahui berangsur-angsur mengalami penurunan. Meski demikian, di kota besar, Sydney, masih diberlakukan pembatasan dan secara bertahap diberi kelonggaran.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Senin, 08 November 2021 - 13:13 WIB
WowKeren - Vaksinasi COVID-19 saat ini menjadi sebuah kewajiban bagi setiap warga negara. Hal ini lantaran dengan melakukan vaksinasi, bisa melindungi diri dari paparan COVID-19.
Di Australia, saat ini akan mulai memberikan suntikan dosis ketiga atau booster vaksin COVID-19 Pfizer pada Senin (8/11). Hal ini dilakukan saat jutaan orang di kota besarnya, Sydney, tengah mencoba untuk memberikan lebih banyak pelonggaran di tengah upaya imunisasi yang dipercepat untuk melawan COVID-19.
Selain itu, tingkat vaksinasi COVID-19 di Australia sendiri diketahui telah meningkat sejak Juli lalu, setelah secara luas kehilangan target awalnya saat dilanda gelombang infeksi COVID-19 ketiga. Adapun gelombang ketiga ini terjadi lantaran dipicu oleh adanya varian Delta yang sangat menular sehingga memaksa Australia menerapkan penguncian wilayah atau lockdown selama berbulan-bulan.
Sydney dan Melbourne menjadi kota besar yang juga mengalami kasus COVID-19 varian Delta terparah di Australia. Kedua kota besar ini, tengah berlomba-lomba untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19 sebelum akhirnya melaksanakan pelonggaran pembatasan secara bertahap.
Sementara untuk wilayah New South Wales, akan kembali mendekati kehidupan normal pada Senin (8/11), ketika negara bagian itu mendekati 90 persen vaksinasi dosis kedua pada orang di atas usia 16 tahun. Dalam pelonggaran secara bertahap, tidak ada jumlah batasan tamu yang telah divaksinasi penudh di rumah. Sementara untuk restoran dan tempat hiburan, dapat mengizinkan kehadiran lebih banyak penonton secara langsung.
Kemudian untuk stadion dapat kembali beroperasi dengan kapasitas penuh lantaran penyelenggara berupaya untuk mendapatkan lebih banyak penggemar di dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia sepak bola antara Australia dan Arab Saudi pada Kamis (11/11) mendatang. Sementara itu, di tengah pergeseran yang didorong oleh vaksin ke lebih banyak kebebasan, Menteri Kesehatan (Menkes) Federal Greg Hunt mengatakan bahwa lebih dari 173 ribu suntikan booster telah diberikan di pusat perawatan lanjut usia dan untuk beberapa petugas kesehatan menjelang peluncuran resmi Senin (8/11).
"Jadi kami memulai dengan awal yang baik, ini adalah awal yang baik dan kabar baik bagi warga Australia," papar Hunt kepada Seven News, Senin (8/11). Dosis booster ini akan diberikan kepada orang berusia 18 tahun ke atas yang telah melakukan suntikan dosis kedua lebih dari enam bulan lalu.
(wk/tiar)