64 Tahun 'Mati', Sungai Thames Inggris Kini Dihuni Hiu Beracun Sampai Kuda Laut
Dunia

Sejak beberapa dekade lalu, Sungai Thames dianggap tidak layak untuk dihuni oleh makhluk hidup karena kualitas airnya yang buruk. Namun baru-baru ini hewan seperti hiu dan kuda laut kembali terlihat.

WowKeren - Sungai Thames di Kota London, Inggris sudah dinyatakan "mati secara biologis" sejak pertengahan tahun 1950-an. Kondisi badan airnya dianggap sudah tidak layak untuk dihuni makhluk hidup.

Namun baru-baru ini terlihat ada kehidupan di sungai tersebut. Spesies yang menghuninya pun begitu beragam, termasuk ikan-ikan hiu yang mampu melepaskan racun dari siripnya, seperti tope, starry smooth-hound, serta spurdog.

Media The Sun melaporkan hiu-hiu tersebut menggunakan bagian air yang telah dibersihkan sebagai tempat pembibitan. Nantinya anakan hiu akan dilahirkan di muara yang dangkal, kemudian hiu-hiu muda akan bertahan di sungai selama sekitar dua tahun.

Selain ikan hiu beracun, beberapa hewan lain yang juga dijumpai di Sungai Thames termasuk kuda laut, tiram, anjing laut, hingga belut yang sudah terancam punah. Kekayaan alam ini tentu menjadi berita yang menakjubkan karena merupakan pertama kalinya sejak pemeriksaan kesehatan sungai secara penuh pada 1957 silam.


Peneliti Zoological Society of London, Alison Debney, menyatakan bahwa Sungai Thames kini mendukung kehidupan lebih dari 115 spesies ikan, 92 spesies burung, serta memiliki hampir 600 hektare area muara yang merupakan habitat paling penting untuk satwa liar. "Muara memberi kami air bersih, perlindungan dari banjir, dan merupakan tempat pembibitan penting bagi satwa liar," ujar Debney, dikutip pada Jumat (12/11).

Keberadaan hewan-hewan air tersebut pun menjadi acuan para ilmuwan untuk mengetahui sejauh mana tahap pemulihan ekosistem Sungai Thames. "Laporan ini memungkinkan kami untuk benar-benar melihat sejauh mana perjalanan Sungai Thames menuju pemulihannya," paparnya.

Namun sebenarnya seberapa penting keberadaan hewan-hewan ini di Sungai Thames? Keberadaan hewan membuktikan bahwa upaya konservasi terhadap Sungai Thames, terutama dari segi meningkatkan kualitas air serta konsentrasi oksigen, berhasil dengan sangat baik.

Kendati demikian saat ini ada masalah besar lain yang harus dihadapi, yakni soal kenaikan suhu dan permukaan air. Ancaman lainnya adalah limbah industri yang sudah diperingatkan oleh Badan Lingkungan Hidup Inggris. Masalah ini sedianya ditanggulangi dengan pembangunan Terowongan Thames Tideway yang akan selesai pada 2025.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait