Indonesia saat ini tengah disibukkan mempersiapkan gelaran presidensi G20 di Bali. Presiden Jokowi pun bertandang ke Pulau Dewata untuk meninjau kesiapan fasilitas dan infrastruktur.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Kamis, 02 Desember 2021 - 12:48 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, Indonesia telah ditetapkan untuk memegang peran Presidensi G20 mulai 1 Desember 2021, hingga 30 November 2022. Adapun untuk pelaksanannya pun diketahui digelar di dua daerah yakni DKI Jakarta dan Bali.
Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Bali. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi juga meninjau sejumlah fasilitas dan infrastruktur yang rencananya akan digunakan pada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 mendatang.
Adapun sejumlah fasilitas yang dimaksud antara lain adalah Mangrove Conservation Forest, Infrastruktur jalan, pedestrian, jembatan, dan sejumlah lokasi di kawasan Nusa Dua. Sementara pada malam harinya, Jokowi beserta rombongan akan meninjau Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park yang terletak di Uluwatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.
Dipilih sebagai pemegang Presidensi G20, Indonesia diketahui bakal menyelenggarakan sejumlah kegiatan. Adapun kegiatan yang dimaksud antara lain seperti mulai dari KTT, pertemuan tingkat menteri, hingga side event lainnya.
Sebelum acara "Opening Ceremony Presidensi G20 Indonesia" yang digelar pada Rabu (1/12) kemarin, Jokowi turun menyampaikan sejumlah pesan. Ia juga turut mengundang negara anggota G20 untuk datang ke Indonesia.
"Saya mengundang para delegasi datang ke Indonesia untuk melihat keindahan alam Indonesia, untuk menyaksikan keunikan keragaman budaya Indonesia, dan merasakan keramahtamahan masyarakat Indonesia," ungkap Jokowi. "Kami akan menyambut Bapak/Ibu semua dengan kegembiraan dan tangan terbuka. Selamat datang di Indonesia."
Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menerangkan sejumlah persiapan mendukung acara KTT G20 di Bali, khususnya bidang transportasi. Adapun diantaranya adalah Bandara Internasionak Ngurah Rai, pengadaan bus listrik dan stasiun pengisian daya (charghing station), pengadaan Halte Trans Metro Dewata, dan manajemen lalu lintas di Bali.
(wk/tiar)