NASA Gandeng 3 Perusahaan AS Buka Destinasi Luar Angkasa Komersial
Dunia

NASA berharap bahwa tiga kontrak tersebut akan merangsang sektor swasta negara itu untuk merancang dan mengembangkan stasiun luar angkasa yang bersifat independen.

WowKeren - NASA telah menandatangani kesepakatan jutaan dolar dengan tiga perusahaan Amerika pada hari Kamis (2/12). Kesepakatan ini melibatkan proyek untuk mengembangkan desain stasiun ruang angkasa baru dan tujuan komersial lainnya di orbit.

Badan antariksa itu menandatangani tiga kontrak, dengan total nilai 415,6 juta dolar berdasarkan Perjanjian Undang-Undang Antariksa. Kontrak terbesar yang diberikan agensi adalah dengan Nanoracks yang berbasis di Houston sebesar 160 juta dolar AS.

Northrop Grumman Systems Corporation adalah yang tertua dari tiga perusahaan swasta dan perusahaan Virginia dianugerahi kontrak senilai 125,6 juta. Sedangkan 130 juta sisanya untuk kontrak Blue Origin di negara bagian Washington.


NASA memang diketahui tengah berupaya untuk mempertahankan kehadiran Amerika di orbit rendah Bumi saat transisi menjauh dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Badan tersebut berharap bahwa tiga kontrak akan merangsang sektor swasta negara itu untuk merancang dan mengembangkan stasiun luar angkasa independen.

Stasiun luar angkasa itu diharapkan nantinya akan tersedia untuk sektor publik dan swasta. NASA dan Kongres sebelumnya telah membahas perpanjangan umur Stasiun Luar Angkasa Internasional melampaui tenggat waktu 2028 yang ada. Koalisi internasional stasiun luar angkasa telah merencanakan untuk mendukung laboratorium yang mengorbit pada 2028, atau 2030 jika mitra internasional menyetujui perpanjangan.

"Dengan perusahaan komersial menyediakan transportasi ke orbit rendah Bumi, kami bermitra dengan perusahaan AS untuk mengembangkan tujuan luar angkasa," kata Administrator NASA Bill Nelson. "Di mana orang dapat berkunjung, tinggal, dan bekerja, memungkinkan NASA untuk terus menempa jalan di luar angkasa untuk kepentingan kemanusiaan sambil mendorong aktivitas komersial di luar angkasa."

Wakil presiden senior Blue Origin Brent Sherwood menambahkan, "Selain memenuhi kebutuhan mitra ISS, taman bisnis ruang serba guna Orbital Reef akan menawarkan pengurangan biaya dan kompleksitas, layanan siap pakai, dan arsitektur ruang yang menginspirasi untuk mendukung bisnis apa pun."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait