Menanggapi laporan itu, Kementerian Pendidikan Singapura mengatakan bahwa mereka telah mengetahui keluhan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 07 Desember 2021 - 18:49 WIB
WowKeren - Seorang pria di Singapura menuduh bahwa seorang guru wanita telah mengiklankan dirinya secara online untuk dijadikan sebagai sugar baby. Kementerian Pendidikan (MOE) saat ini tengah menyelidiki tuduhan tersebut.
Kepada Straits Times, pria itu menuturkan bahwa telah merujuk silang profil guru di situs Sugarbook dengan akun media sosialnya. Ia kemudian memberi tahu pihak kementerian mengenai hal ini.
Sementara itu, Sugarbook dalam keterangannya mengklaim sebagai sebuah platform jejaring sosial yang membantu membangun hubungan yang bermanfaat dengan elit masyarakat. Sebelumnya, pendiri Sugarbook Darren Chan telah ditangkap.
Ia ditangkap di Malaysia awal tahun ini. Platform itu juga tengah berada di bawah penyelidikan berdasarkan hukum Malaysia terkait dugaan prostitusi dan penggunaan layanan jaringan yang tidak semestinya. Melansir Mothership, Sugarbook dibuat dengan maksud untuk menghubungkan sugar baby dengan sugar mommy maupun sugar daddy untuk membangun yang namanya sugar relationship.
Itu merupakan sebuah hubungan di mana orang dewasa yang berpikiran sama menyetujui persyaratan yang saling menguntungkan kedua belah pihak, seperti melalui persahabatan, bimbingan, dan/atau keuangan serta dukungan emosional. Pria yang melaporkan guru perempuan tersebut juga merupakan pengguna platform.
Ia mengatakan kepada Straits Times bahwa guru tersebut harus memiliki standar yang lebih tinggi. Guru itu, disebutnya bahkan menggunakan nama asli di profilnya.
Menanggapi laporan ini, MOE mengatakan pada media yang sama bahwa mereka telah mengetahui keluhan tersebut dan saat ini tengah melakukan penyelidikan. "Kementerian mengambil pandangan serius tentang kesalahan staf dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan disiplin terhadap mereka yang gagal mematuhi standar perilaku dan disiplin kami, termasuk pemecatan," kata MOE.
Sementara itu menurut pengakuan MOE, guru yang bersangkutan telah membantah keras tuduhan tersebut. Lebih jauh, guru itu dilaporkan telah mengajukan pengunduran dirinya.
(wk/zodi)