G7 Peringatkan 'Konsekuensi Besar' Jika Rusia Berani Invasi Ukraina
Dunia

Adapun penumpukan militer Rusia di dekat perbatasan Ukraina telah mendominasi pembicaraan di antara para menteri luar negeri dari negara-negara G7 di kota Liverpool, Inggris.

WowKeren - Organisasi tujuh negara dengan ekonomi terbesar di dunia, G7, memperingatkan Rusia untuk tidak menginvasi Ukraina. Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss, menyatakan bahwa invasi tersebut akan memiliki konsekuensi "besar".

Adapun penumpukan militer Rusia di dekat perbatasan Ukraina telah mendominasi pembicaraan di antara para menteri luar negeri dari negara-negara G7 di kota Liverpool, Inggris. Amerika Serikat (AS) dan sekutu NATO serta G7-nya khawatir bahwa pergerakan pasukan dan senjata Rusia ke wilayah perbatasan dapat menjadi awal dari invasi. Mereka telah berjanji untuk menjatuhkan sanksi berat pada ekonomi Rusia jika itu terjadi.

Menurut Truss, G7 telah mengirimkan "sinyal kuat kepada musuh dan sekutu kami". "Kami sudah jelas bahwa setiap serangan oleh Rusia ke Ukraina akan memiliki konsekuensi besar yang akan menimbulkan kerugian besar," ujar Truss dalam konferensi pers pada Minggu (12/12).

Sebagai informasi, negara-negara G7 terdiri atas Inggris, AS, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang. Para diplomat G7 kemungkinan akan memberikan peringatan keras ke Moskow sebagai bagian dari kesimpulan mereka pada konferensi hari Minggu.


Masih kurang jelas seberapa banyak detail yang akan mereka berikan tentang tindakan yang mungkin mereka ambil. Namun Truss menyatakan G7 "mempertimbangkan semua opsi" terkait sanksi ekonomi.

Sementara itu, seorang pejabat senior AS yang berpartisipasi dalam diskusi G7 mengatakan para menteri bersatu dalam "keprihatinan ekstrim" mereka tentang perkembangan di perbatasan Rusia-Ukraina. Mereka disebut telah menyepakati perlunya langkah-langkah kuat yang dapat diterapkan "sangat, sangat cepat" jika Rusia tidak mengindahkan peringatan untuk mundur.

Di AS, wartawan telah bertanya kepada Presiden Joe Biden tentang kemungkinan mengirim pasukan tempur ke Ukraina. Biden menegaskan bahwa gagasan untuk mengirim pasukan AS ke Ukraina tidak pernah dipertimbangkan.

"Apakah Anda siap mengirim pasukan Amerika ke medan perang dan pergi ke Ukraina untuk melawan Rusia di medan perang?" ujarnya.

Di sisi lain, pihak Moskow telah membantah punya rencana untuk menyerang Ukraina. Mereka justru menuduh pihak Ukraina lah yang diduga memiliki rencana agresif.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait