Sejumlah Negara Bagian Australia Diminta Tak Lebay Sikapi Penyebaran Omicron
Dunia

Alih-alih berfokus pada jumlah kasus, Perdana Menteri Scott Morrison menyerukan agar orang-orang memperhatikan tingkat rawat inap yang masih rendah untuk saat ini.

WowKeren - Sejumlah negara bagian Australia telah melonggarkan pembatasan di tengah kasus COVID-19 yang meningkat. Bendahara Federal Josh Frydenberg mengatakan pada Kamis (16/12) bahwa pemimpin negara bagian tidak boleh panik dan bereaksi berlebihan terkait prediksi wabah varian omicron.

New South Wales dan Victoria misalkan. Negara bagian yang merupakan rumah lebih dari setengah dari hampir 26 juta orang Australia, pada Rabu (15/12) telah membatalkan pembatasan paling ketat, termasuk bagi mereka yang tidak divaksinasi.

Langkah itu dilakukan karena tingkat vaksinasi dosis kedua pada orang di atas 16 tahun telah mencapai 90 persen. Lebih banyak relaksasi terjadi ketika New South Wales pada Kamis melaporkan beban kasus terbesarnya sejak pandemi dimulai.

Negara bagian itu melaporkan 1.742 kasus baru, melampaui kenaikan 420 hanya seminggu yang lalu. Sebanyak 1.622 infeksi baru telah dicatat di Victoria, yang terbesar dalam hampir tujuh minggu.


Di tengah lonjakan kasus saat aturan jarak sosial dilonggarkan, Frydenberg mendesak para pemimpin negara bagian untuk tidak panik. Ia menyarankan agar orang-orang Australia mulai beradaptasi untuk hidup berdampingan dengan virus.

"Jangan bereaksi berlebihan," ujarnya kepada Seven News. "Tunjukkan belas kasih dan akal sehat. Pahami bahwa kita perlu hidup dengan virus. (Tidak ada seorang pun) yang ingin kembali ke penguncian."

Hal senada juga disampaikan oleh Perdana Menteri Scott Morrison. Alih-alih berfokus pada jumlah kasus, ia menyerukan agar orang-orang memperhatikan tingkat rawat inap yang masih rendah.

"Tidak ada tempat lain di dunia yang memutuskan untuk mengatakan bahwa kita memiliki varian baru yang tampaknya menyebar lebih cepat," kata ahli epidemiologi Nancy Baxter kepada ABC. "Jadi mari kita melonggarkan pembatasan."

Sementara itu di lain sisi, beberapa ahli telah menyerukan agar pembatasan diperketat untuk menghentikan penyebaran varian omicron. Pihak berwenang telah memperingatkan infeksi harian dapat meningkat mencapai 25.000 di New South Wales pada akhir Januari seiring dengan penyebaran varian ini.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait