Meski Perdana Menteri tidak merinci berapa banyak tamu yang hadir, namun media lokal yang mengutip pemerintah mengatakan bahwa 21 undangan telah dikirim.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 16 Desember 2021 - 19:51 WIB
WowKeren - Pemerintah di suatu negara pada umumnya akan memberlakukan protokol pencegahan untuk membendung virus corona. Tentu saja dalam praktiknya di lapangan, pelanggaran adalah hal yang mungkin terjadi.
Seperti yang terjadi di Belanda. Ketika negara ini berjuang untuk membendung penyebaran varian omicron yang masih belum banyak diketahui seluk beluknya, pelanggaran pun terjadi. Terlebih lagi pelanggaran itu dilakukan oleh orang terpandang, yakni bangsawan kerajaan itu sendiri.
Terkait pelanggaran ini, pihak keluarga kerajaan telah menyatakan penyesalannya ketika mereka nekat mengundang 21 orang untuk merayakan pesta ulang tahun ke-18 Putri Amalia. Tentu saja, pesta untuk calon ratu tersebut sangat melanggar protokol COVID-19 di mana pemerintah telah menentukan batas maksimal empat orang tamu yang datang ke rumah mereka.
Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada parlemen pada hari Rabu (15/12), Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan bahwa pihak kerajaan berusaha untuk bersikap tanggung jawab terkait apa yang mereka perbuat. Raja mengakui bahwa tak seharusnya pesta semacam itu digelar. Meski Rutte tidak merinci berapa banyak tamu yang hadir, namun media lokal yang mengutip pemerintah mengatakan bahwa 21 undangan telah dikirim.
"Keluarga berusaha untuk menjalankan aturan virus corona secara bertanggung jawab dengan pertemuan di luar ruangan ini dan dengan mengambil tindakan pencegahan termasuk tes dan jarak sosial," tulisnya. "Raja memberi tahu saya bahwa itu pada dasarnya bukan ide yang baik untuk menggelar (pertemuan)."
Sementara itu, pada Selasa (14/12), Belanda mengatakan bahwa mereka akan menutup sekolah dasar lebih awal untuk liburan Natal. Pemerintah akan memperpanjang penguncian malam hari karena kekhawatiran yang meluas atas varian omicron.
Pertemuan kerajaan diadakan pada hari Sabtu di sebuah taman yang bersebelahan dengan istana kerajaan dan para tamu diharuskan untuk divaksinasi dan mengikuti tes COVID-19 serta mengikuti jarak sosial.
Pesta tersebut adalah yang terbaru dari serangkaian kecerobohan yang dilakukan keluarga kerajaan Belanda selama pandemi. Pada Oktober tahun lalu, para bangsawan terpaksa mempersingkat liburan di Yunani menyusul protes ketika Belanda melakukan penguncian sebagian.
(wk/zodi)