Malaysia Konfirmasi Kasus Kedua Varian Omicron yang Terdeteksi Pada Anak Usia 8 Tahun
Dunia

Malaysia kembali mengkonfirmasi kasus COVID-19 varian Omicron untuk kedua kalinya. Adapun kasus kedua ini terdeteksi pada seorang gadis berusia 8 tahun.

WowKeren - Seperti yang diketahui, varian baru COVID-19 Omicron telah menyebar di banyak negara di dunia. Salah satunya adalah di Malaysia.

Sebelumnya, Malaysia telah melaporkan kasus pertama varian Omicron pada 3 Desember 2021 lalu. Adapun kasus ini berasal dari seorang wanita asing yang tiba di Malaysia melalui Singapura pada 19 November 2021 lalu. Wanita ini diketahui merupakan seorang mahasiswi asal Afrika Selatan yang sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi swasta di Ipoh, Perak.

Kini, Malaysia kembali menghadapi kasus kedua varian Omicron. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Malaysia, kasus tersebut terdeteksi pada seorang gadis berusia 8 tahun yang tiba dari Nigeria.

Melansir malaymail, Kemenkes menuturkan bahwa infeksi Omicron tersebut dikonfirmasi melalaui tes genotipe Institute of Medical Research melakukan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) COVID-19 yang dilakukan pada gadis tersebut serta keluarganya yang tiba di Malaysia, 5 Desember 2021 lalu.


Seperti yang diketahui, Omicron sendiri telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan otoritas kesehatan global karena tingginya jumlah mutasi yang memungkinkannya melewati respons imun yang diberikan oleh rezim vaksinasi COVID-19 atau infeksi sebelumnya. Sementara itu, Kemenkes menambahkan bahwa gadis tersebut diketahui telah melampirkan hasil tes COVID-19 negatif sebelum meninggalkan Lagos, Nigeria, bersama dengan ibu dan saudara perempuannya.

"Kasus dan anggota keluarganya menjalani tes RT-PCR Covid-19 setibanya di KLIA," ungkap Kemenkes Malaysia, dilansir dari malaymail, Kamis (16/12). "Mereka kemudian dikeluarkan perintah pengawasan berdasarkan Bagian 15 dari Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan diperintahkan untuk menjalani karantina di rumah."

Kemenkes lantas menuturkan bahwa berdasarkan dari kontak dekat gadis itu meliputi ayahnya yang terlebih dahulu tiba di Malaysia, kemudian seorang sopir taksi yang mengantar mereka dari bandara. Saat ini, ayah dan sopir taksi tersebut hasil tes COVID-19 menunjukkan negatif, namun tetap dalam pengawasan.

Adapun kontak lainnya yakni termasuk 35 orang penumpang dalam penerbangan yang sama, tetapi semuanya telah dinyatakan negatif COVID-19. Selain itu, mereka juga telah melakukan tes swab PCR lebih lanjut 18 kasus yang diduga merupakan varian Omicron, hasilnya akan keluar besok.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait