Pria tersebut merupakan kenalan dari seorang wanita yang sebelumnya juga telah dikonfirmasi terinfeksi varian tersebut setelah kembali dari Amerika Serikat awal Desember lalu.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 17 Desember 2021 - 19:16 WIB
WowKeren - Masih belum banyak yang diketahui mengenai seluk beluk varian COVID-19 yang baru, omicron. Kekhawatiran pun terus menyebar luas seiring dengan masih dilakukannya penelitian untuk memahami varian ini lebih jauh.
Pada Jumat (17/12), pemerintah metropolitan Tokyo mengonfirmasi seorang pria berusia 20-an tahun yang terinfeksi varian omicron. Pria tersebut telah dirawat di rumah sakit sejak Rabu dua hari sebelumnya.
Pemerintah juga menambahkan bahwa pria tersebut sebelumnya sempat menghadiri stadion di dekat ibu kota untuk menonton pertandingan sepak bola. Ia merupakan kenalan seorang wanita yang ditemukan terinfeksi varian tersebut setelah kembali dari Amerika Serikat pada 8 Desember lalu.
Setelah bertemu dengan wanita itu, pada hari Minggu (12/12) pria tersebut mengunjungi Stadion Todoroki di Kawasaki, Prefektur Kanagawa untuk menonton semifinal Emperor's Cup. Sebagai langkah awal untuk membendung penularan, pemerintah setempat telah menyerukan sekitar 80 penonton lain yang duduk di sekelilingnya di stadion untuk menjalani tes COVID-19.
Perintah serupa juga ditujukan kepada lebih dari 100 rekannya. Sebagaimana diketahui, sebelumnya wanita berusia 20-an dirawat di rumah sakit setelah dites positif COVID-19 pada hari Senin ketika dia melakukan karantina sendiri di rumah.
Kemudian pada Kamis ia dikonfirmasi bahwa ia terinfeksi varian omicron yang diyakini lebih menular daripada jenis sebelumnya. Sedangkan pria sebelumnya, bertemu dengan wanita itu 8 dan 9 Desember.
Pemerintah Kawasaki telah menerima informasi tentang pembeli tiket dari penyelenggara pertandingan sepak bola. Yang mana, upaya ini juga memberikan informasi kepada kota lain tentang penduduk yang berpotensi terkena dampak.
Kasus pria itu bukan satu-satunya kasus omicron yang terdeteksi di Tokyo. Seorang pasien yang baru kembali dari luar negeri, dites negatif untuk virus corona di bandara pada Sabtu (11/12) lalu. Namun, ia mengalami gejala COVID-19 pada hari berikutnya. Orang tersebut saat ini dirawat di rumah sakit untuk perawatan. Hingga Kamis (16/12), Jepang telah mengonfirmasi 33 kasus omicron.
(wk/zodi)