Kasus kematian tersebut ditemukan pada seorang pria berusia 50-an di Houston, Amerika Serikat. Pria tersebut dilaporkan belum menerima vaksinasi COVID-19 dan sudah sempat terinfeksi COVID-19.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 21 Desember 2021 - 15:14 WIB
WowKeren - Amerika Serikat (AS) melaporkan kasus kematian terkait Varian Omicron pertamanya pada Senin (20/12). Kasus kematian tersebut ditemukan pada seorang pria berusia 50-an di Houston.
Pria tersebut dilaporkan belum menerima vaksinasi COVID-19 dan sudah sempat terinfeksi COVID-19. Pihak Kesehatan Masyarakat Harris County mengungkapkan bahwa pria tersebut juga memiliki kondisi kesehatan yang membuatnya berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi parah.
Dalam konferensi pers, Hakim Harris County, Lina Hidalgo, mengungkapkan bahwa pria tersebut telah menerima Regeneron sebagai pengobatan untuk penyakitnya. Hidalgo lantas menekankan pentingnya vaksinasi COVID-19, terutama suntikan booster, di tengah meningkatnya kasus infeksi.
"Itu adalah hadiah terbaik yang bisa Anda berikan kepada keluarga Anda," ujarnya.
Di sisi lain, laporan kematian terkait Varian Omicron ini muncul di saat AS mencatatkan 913.491 kasus baru selama sepekan terakhir. Ini berarti AS melaporkan 130.500 kasus per hari, 10 persen lebih tinggi dari rata-rata minggu sebelumnya yang mencapai 119.000 kasus, karena varian Omicron yang sangat menular terdeteksi di 46 negara bagian. Hanya Montana, North Dakota, South Dakota dan Oklahoma yang belum melaporkan kasus varian tersebut.
Sebagai informasi, Varian Omicron telah menyumbang 73 persen dari infeksi COVID-19 baru di AS minggu lalu. Data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan persentase kasus Varian Omicron meningkat hampir enam kali lipat hanya dalam satu minggu.
Padahal, Varian Delta merupakan versi COVID-19 utama yang menyebabkan infeksi di AS sejak akhir Juni 2021 lalu. Menurut data CDC, lebih dari 99,5% kasus virus corona di AS disebabkan oleh Varian Delta per akhir November 2021.
Ahli penyakit terkemuka Amerika Serikat Anthony Fauci mengatakan bahwa Varian Omicron kemungkinan akan membebani sistem perawatan kesehatan di AS. Ia juga mengatakan bahwa AS juga memerlukan kelanjutan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus. Fauci mengatakan kepada State of the Union CNN bahwa varian yang sangat menular "akan mengambil alih".
(wk/Bert)