Untuk Ketiga Kalinya Kapal Migran Tenggelam di Laut Aegea, Yunani Sebut Total 30 Orang Meninggal
AFP
Dunia

Peristiwa tenggelamnya kapal ini sudah yang ketiga kalinya terjadi dalam sepekan di Laut Aegea. Yang terbaru, 16 orang dinyatakan meninggal dunia dalam kecelakaan kapal migran tersebut.

WowKeren - Sepekan belakangan duka tak bisa dijauhkan dari kelompok migran dan para pengungsi. Sebab setidaknya dalam sepekan ini sudah 3 kapal pengangkut migran yang dilaporkan mengalami kecelakaan di Laut Aegea dan menyebabkan hingga puluhan nyawa melayang.

Penjaga pantai Yunani pada Sabtu (25/12), yang sebenarnya juga bertepatan dengan hari Natal, harus bekerja untuk mencari para korban selamat dari kapal migran ketiga yang tenggelam di sana. Insiden tenggelamnya kapal ini sendiri terjadi pada Jumat (24/12) larut malam dan menyebabkan 16 orang meninggal dunia.

Mengutip Al Jazeera, di antara para korban meninggal dari kapal yang tenggelam dan terbalik itu adalah 3 wanita serta seorang bayi. Penjaga pantai juga berusaha untuk menyelamatkan 63 migran yang menjadi penumpang kapal yang tenggelam di dekat Pulau Paros tersebut.

Berdasarkan informasi dari para penyintas, setidaknya ada 80 orang yang menumpang kapal tersebut. Otoritas setempat meyakini para migran ini dari Italia dan dikirimkan menuju Turki, yang tentu saja tak lepas dari campur tangan para penyelundup.


Stasiun televisi ERT mengungkap praktik kelompok-kelompok penyelundup yang beroperasi di Cesme dan Bodrum di pesisir Turki. Mereka memberangkatkan para migran ke Italia menggunakan yacht dan melalui rute baru yang lebih berbahaya, dan tentu saja mengancam nyawa.

Pejabat setempat menyatakan telah mengerahkan Tiga kapal patroli penjaga pantai, kapal pribadi, sebuah pesawat penjaga pantai serta penyelam mencari lebih banyak korban selamat. Upaya evakuasi memang harus dikerahkan lebih keras demi menghindari lebih banyak nyawa yang berjatuhan dalam peristiwa ini.

Pasalnya beberapa jam sebelumnya otoritas setempat juga menemukan 11 jenazah dari kapal lain yang kandas pada Kamis (23/12) malam di sebuah pulau di utara Pulau Antikythera, Yunani. Sedangkan beberapa hari sebelumnya, yakni saat peralihan hari dari Selasa ke Rabu, sebuah kapal yang diperkirakan membawa 50 migran juga dilaporkan karam di Pulau Folegandros dengan sebagian besar dinyatakan hilang.

Bukan hanya mencari para korban selamat maupun jenazah, otoritas juga berupaya menghentikan praktik penyelundupan manusia yang sudah beberapa bulan belakangan tidak dijumpai di laut Yunani. Karena itulah, penjaga pantai menuturkan dua di antara korban selamat langsung ditahan karena dicurigai bagian dari sindikat penyelundupan tersebut.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait