AS Catat 440 Ribu Kasus COVID-19 Sehari, Joe Biden Malah Cabut Larangan Perjalanan 8 Negara Afrika
Dunia

Amerika Serikat menghapus 8 negara Afrika dari daftar pembatasan perjalanan akibat varian Omicron. CDC AS menilai pembatasan perjalanan tidak diperlukan lagi.

WowKeren - Amerika Serikat mencatatkan rekor baru kasus COVID-19 harian. Tak tanggung-tanggung, AS mencatatkan lebih dari 440 ribu kasus harian COVID-19 pda Selasa (28/12), demikian dilaporkan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC).

Meski demikian, CDC menyebut varian Omicron belum mendominasi penyebaran COVID-19 di AS. Dengan demikian, varian Delta masih menjadi yang dominan di negara adidaya tersebut.

Namun tambahan hampir setengah juta kasus COVID-19 baru tak membuat Presiden Joe Biden membatalkan rencana mencabut larangan perjalanan dari negara-negara Afrika. Pencabutan ini disampaikan Biden pada Selasa (28/12), sehingga 8 negara di selatan Afrika sudah boleh masuk ke AS.

Sebagai pengingat, Proklamasi 10315 yang diundangkan pada 29 November 2021 melarang pelancong dengan riwayat perjalanan selama 14 hari dari sejumlah negara di Afrika tidak boleh masuk ke AS. Negara-negara tersebut termasuk Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambique, dan Malawi.


Namun Biden kemudian mengeluarkan peraturan lain untuk mencabut Proklamasi 10315. Biden menegaskan bahwa hasil penelitian mengungkap varian baru Omicron tidak perlu ditanggapi dengan pembatasan perjalanan.

"Setelah mempelajari lebih lanjut tentang varian Omicron dalam beberapa minggu terakhir," kata Biden dalam pernyataannya, dikutip dari CGTN, Rabu (29/12). "CDC sekarang merekomendasikan untuk mencabut pembatasan perjalanan yang diberlakukan dalam Proklamasi 10315."

"Mengingat keadaan yang berubah ini, dan berdasarkan rekomendasi CDC, saya telah memutuskan bahwa adalah kepentingan Amerika Serikat untuk mencabut Proklamasi 10315. Pembatasan perjalanan yang diberlakukan oleh proklamasi itu tidak lagi diperlukan untuk melindungi kesehatan publik," pungkasnya.

Berbagai negara memang mulai mencabut pembatasan perjalanan akibat varian Omicron. Sebelumnya Inggris juga sudah mencabut 11 negara Afrika dari red list perjalanan mereka.

"Red list sudah tidak terlalu efektif dalam membendung Omicron dari luar negeri," tutur Menteri Kesehatan Inggris, Sajad Javid, Selasa (14/12). "Sekarang (bahkan) sudah ada transmisi lokal varian Omicron di Inggris dan Omicron juga sudah berkembang luas di seluruh penjuru dunia."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait