Drama yang dibintangi Kim Nam Gil, 'Through the Darkness' dibuat berdasarkan catatan profiler pertama Korea Selatan. Tidak ingin memuliakan penjahat, penulis titip pesan ini.
- Intan Maharani
- Jumat, 07 Januari 2022 - 15:15 WIB
WowKeren - Drama mendatang SBS, "Through the Darkness" akan segera menyapa pemirsa pekan depan. Drama yang dibintangi oleh Kim Nam Gil dan Jin Sun Kyu ini diramalkan akan memberikan ketegangan ekstrem juga pesan berat di saat bersamaan.
Berdasarkan catatan profiler pertama Korea Kwon Il Yong, "Through the Darkness" menceritakan kisah Song Ya Young (Kim Nam Gil) seorang profiler kriminal yang kalem dan berkarisma. Belatar tahun 1990-an, Song Ha Young harus berjuang lebih ekstra saat mencoba membaca pikiran seorang pembunuh berantai.
Terkait alasannya menulis naskah untuk "Through the Darkness", Seol Yi Na mengaku tertarik dengan lapisan cerita yang bisa diwujudkan lewat sudut pandang seorang profiler. Lebih dari itu semua, ia tertarik karena drama ini berhubungan dengan manusia dan kehidupan sosial.
"Intinya, menulis cerita dari sudut pandang profiler itu menarik. Tidak hanya berakhir pada proses pengejaran dan penyelesaian kasus, tapi menurutku bisa menjadi cerita di balik cerita, yakni melihat ke dalam pikiran seorang kriminal bisa menjadi fokus utama. Lagipula, menurutku drama ini punya genre yang berhubungan dengan manusia, jadi aku tertarik pada bagian itu," terang Seol Yi Na.
Meski mencoba memperlihatkan apa yang ada di pikiran penjahat, Seol Yi Na mengaku tidak ingin memuliakan mereka. Akan tetapi ada aspek-aspek yang memang tidak bisa ditinggalkan begitu saja.
"Prioritasku bukan untuk memberi narasi atau memuliakan penjahat di dalam drama. Namun, dalam proses memahami pemikiran mereka, diyakini bahwa ada poin-poin tertentu yang mau tidak mau disebutkan," terang Seol Yi Na.
Selain itu, sang penulis juga berharap drama ini dapat membuka sudut pandang masyarakat bahwa hal sekecil apapun bisa jadi penting untuk orang lain. Seol Yi Na menekankan kejahatan juga bisa diprovokasi oleh hal-hal dangkal.
"Pada sesuatu yang provokatif dan dangkal, ada harapan bahwa dalam proses melihat ke dalam hati mereka melalui karakter, alangkah baiknya jika kita dapat mengingatkan diri tentang betapa pentingnya perhatian dan kenyamanan kecil yang kita bagikan dengan orang lain dalam hidup kita," paparnya.
Sementara itu, "Through the Darkness" akan disiarkan perdana 14 Januari mendatang. Menggantikan "Now, We Are Breaking Up", drama ini mengisi slot hari Jumat dan Sabtu pukul 22.00 waktu setempat.
(wk/inta)