Kebakaran Apartemen di New York Tewaskan 19 Orang Termasuk Anak-Anak
Dunia

Walikota Eric Adams menggambarkan kejadian itu sebagai salah satu kebakaran terburuk dalam beberapa dekade, mengatakan bahwa kejadian itu akan menimbulkan rasa sakit yang mendalam.

WowKeren - Sebuah insiden kebakaran terjadi di sebuah gedung apartemen di lingkungan Fordham Heights di Bronx di New York City. Kejadian nahas di hari Minggu (9/1) itu menewaskan sedikitnya 19 orang, termasuk sembilan anak-anak.

Lebih dari 200 petugas pemadam kebakaran dari Departemen Pemadam Kebakaran New York telah dikerahkan untuk memadamkan api. Api pertama kali dilaporkan sekitar pukul 11 pagi di gedung berlantai 19 itu.

Walikota Eric Adams menggambarkan kejadian itu sebagai salah satu kebakaran terburuk dalam beberapa dekade. Ia menilai bahwa kejadian itu akan menimbulkan rasa sakit yang mendalam bagi kota tersebut.

"Ini adalah saat yang mengerikan dan menyakitkan bagi kota New York dan dampak kebakaran ini akan benar-benar membawa tingkat rasa sakit dan keputusasaan di kota kita," kata Eric Adams saat konferensi pers. "Ini akan menjadi salah satu kebakaran terburuk yang pernah kita saksikan selama zaman modern di kota New York."


Adams mengatakan api mungkin dipicu oleh pemanas ruangan listrik yang rusak. Sementara itu, Komisaris Pemadam Kebakaran Daniel Nigro mengonfirmasi, menyatakan bahwa api dimulai di sebuah apartemen yang mencakup lantai dua dan tiga gedung.

Penghuni apartemen tampaknya membiarkan pintunya terbuka sehingga api dengan cepat menjalar. Alhasil asap segera menyebar ke seluruh gedung dan memakan korban jiwa.

"Api menghanguskan apartemen yang ada di lantai dua dan sebagian lorong itu," kata Nigro. "Pintu apartemen itu, sayangnya, ketika ditinggalkan penghuni dalam keadaan terbuka, tidak menutup dengan sendirinya. Asap menyebar ke seluruh gedung, sehingga banyak korban jiwa dan orang lain yang berjuang untuk hidup mereka di rumah sakit di seluruh Bronx."

Nigro mengatakan bahwa menurut penuturan petugas pemadam kebakaran, api dan asapnya sangat tebal. Mereka menemukan korban di setiap lantai dan di tangga gedung.

Jumlah korban yang berada di angka 19 orang menjadikan insiden ini sebagai kebakaran apartemen paling mematikan ketiga di Amerika Serikat, menurut data National Fire Protection Association.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait