Orang yang hidup dengan OCD biasanya mengalami obsesi, atau pikiran berulang yang tidak diinginkan yang memicu dorongan ekstrem untuk mengulangi perilaku tertentu.
- Jan 27, 2022
WowKeren - Ada dua jenis gejala pada orang dengan gangguan OCD yakni obsesi dan kompulsi. Meski banyak orang dengan OCD mengalami obsesi dan kompulsi, tetapi beberapa orang hanya mengalami salah satunya. Gejala ini sifatnya tidak sementara, namun berkepanjangn dan dalam skenario yang lebih buruk, bisa mempengaruhi aktivitas sehari-hari.
Isi pikiran obsesif dapat sangat bervariasi, namun pada umumnya meliputi kekhawatiran tentang kuman, kotoran, atau penyakit, rasa ingin menyelaraskan barang atau membuatnya simetris, dan rasa khawatir berlebihan akan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Pikiran yang tidak diinginkan dan mengganggu ini terus datang kembali, tidak peduli seberapa keras penderitanya mencoba untuk mengabaikan atau menekannya.
Sedangkan contoh perilaku kompulsif OCD meliputi menghitung atau mengulangi frasa tertentu, menyentuh sesuatu beberapa kali, mencari kepastian dari orang lain, atau mengumpulkan barang-barang tertentu atau membeli beberapa barang yang sama. Kompulsi dianggap muncul sebagai respons terhadap obsesi. Orang dengan OCD mungkin merasa perlu untuk mengulangi tindakan ini beberapa kali, atau sampai semuanya tampak benar.
(wk/zodi)