Malaysia Ingatkan Publik Soal Penipuan Saat Valentine, Modus Pelaku Menyamar Jadi Petugas Bandara
Dunia

Korban biasanya menjadi mangsa orang yang baru mereka kenal lewat media sosial yang akan terus berusaha menjerat dengan memberitahu bahwa ia akan datang ke Malaysia untuk menikah.

WowKeren - Valentine menjadi momen yang dinanti-nanti oleh banyak pasangan kekasih. Namun, perlu juga diperhatikan bahwa momen ini juga harus diwaspadai. Pasalnya, tak menutup kemungkinan ada orang lain di luar sana yang berniat memanfaatkan momen tersebut untuk aksi yang merugikan.

Polisi Sarawak mengingatkan masyarakat untuk tidak terkecoh dengan penipuan cinta (love scams) yang terjadi selama momen valentine. Penipuan ini biasanya dilakukan lewat media sosial.

Oleh sebab itu, masyarakat diingatkan agar tidak mudah terkecoh dengan foto profil cantik atau tampan di media sosial. Kepala Departemen Investigasi Kejahatan Komersial Sarawak Supt Maria Rasid mengatakan masyarakat juga disarankan untuk tidak mudah terpengaruh oleh pujian atau bujukan dari 'teman' di media sosial, terutama oleh orang yang baru saja mereka kenal.

Sebab itu adalah langkah awal pelaku bisa membujuk korban. Maria mengimbau agar masyarakat tidak begitu saja mau memberikan informasi perbankan atau keuangan mereka.


"Masyarakat juga perlu mewaspadai komunikasi yang melibatkan uang karena penjahat cenderung mendapatkan uang dengan curang," kata Maria. "Oleh karena itu, jangan pernah mengungkapkan atau memberikan informasi perbankan atau keuangan Anda."

Kasus penipuan love scams ini sebetulnya sudah terjadi bahkan sebelum menjelang valentine. Sejak Januari tahun ini, ada empat kasus yang tercatat di negara bagian tersebut.

Korban penipuan biasanya menjadi mangsa orang asing yang baru mereka kenal lewat media sosial. Pelaku kemudian akan terus berusaha menjerat korban dengan memberitahu mereka bahwa ia akan datang ke Malaysia untuk menikahi mereka. Pelaku akan menyamar sebagai petugas bandara untuk mengeruk uang korban.

"Anggota sindikat akan menyamar sebagai petugas di bandara dan memberi tahu korban bahwa orang asing itu ditangkap karena membawa banyak mata uang asing," kata Maria. "Dan meminta korban melakukan pembayaran ke rekening bank yang diminta pelaku."

Pelaku akan segera kabur jika sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan. "Setelah pembayaran dilakukan, upaya korban untuk menghubungi pelaku akan sia-sia," pungkasnya melansir Bernama.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait