Mohamad Syahril Lutfi sukses mambuat jumprope menjadi salah satu tren olahraga populer di Indonesia. Lantas, apa saja manfaat jumprope? Ini dia ulasan Lutfi selengkapnya!
- Feb 18, 2022
WowKeren - Gerakan melompat biasanya identik dengan manfaat menambah tinggi badan. Namun, hal ini tentu saja tidak benar. Menurut Lutfi, faktor utama yang mempengaruhi penambahan tinggi badan adalah keturunan, usia, dan asupan. Apabila seseorang sudah lewat masa pertumbuhan, pada dasarnya tidak ada jenis olahraga apapun yang mampu menaikkan tinggi badan.
"Pada kenyataannya sebenarnya tidak ada olahraga spesifik tertentu yang bisa meningkatkan tinggi badan seketika," terang Lutfi. "Itu tergantung ke orangnya lagi. Pertama, keturunan. Kedua, usia. Kalau masih dalam usia pertumbuhan, bisa distimulus terus. Ketiga, asupan. Kalau makannya asal, kurang vitamin D, itu susah juga."
Bagi kalian yang usianya sudah lewat masa pertumbuhan, jangan khawatir. Meski tidak bisa menambah tinggi badan, melakukan jumprope dengan gerakan yang benar disertai bodyweight exercise akan membantu memperbaiki postur tubuh. Dengan postur tubuh yang lebih bagus, tinggi badan seseorang akan terkoreksi setidaknya 1-2 sentimeter.
"Misal usianya sudah 30, berharap tinggi badannya naik. Mau olahraga apapun enggak bisa meninggikan badan," lanjut Lutfi. "Tapi, kalau gerakan jumprope-nya rapi, ditambah dengan push up dan pull up, badan kita akan jadi lebih tegap. Kalau badan lebih tegap, otomatis tinggi badan terkoreksi 1-2 sentimeter."
(wk/yoan)