Luna Maya rupanya sempat berkomentar terkait kekayaan para treader binary option yang kabarnya mampu menghasilkan uang miliaran rupiah hanya dalam waktu 2 tahun. Berikut tanggapan Luna bareng Bobon Santoso.
- Neressa Prahastiwi
- Kamis, 10 Maret 2022 - 16:35 WIB
WowKeren - Penetapan affliator binary option Indra Kenz dan Doni Salmanan sebagai tersangka membuat pembahasan soal kekayaan trader kembali menyeruak. Luna Maya dan Bobon Santoso rupanya pernah mengungkap pendapat mengenai kekayaan trader yang tidak masuk akal.
Kekayaan para trader dianggap tidak masuk akal karena sanggup menghasilkan ratusan juta rupiah dalam waktu hitungan bulan dan ratusan miliar rupiah dalam hitungan tahun. Luna Maya pun sependapat dengan Bobon apabila pencapaian tersebut tidak masuk akal.
"Trader-trader binary option ini kan, waktu loe singkat banget. Ada yang 6 bulan udah bisa beli moge. Mogenya bukan yang 30 juta, bisa 200 juta," ujar Bobon di kanal YouTube Luna Maya. "Bahkan ada yang 2 tahun bisa banyak lamborgini mobil di rumahnya. Usahanya banyak. Itu kan terlalu nggak masuk akal."
"Nggak masuk akal," sahut Luna sependapat. "Kecuali kalo background-nya bapaknya kaya. Keluarganya kaya, keturunan kaya. Mungkin. Dua tahun mungkin nggak sih? Dua tahun orang bisa ngumpulin 100 miliar," lanjut Bobon.
Sebagai artis yang sudah lebih dari 2 dekade berkarier di dunia hiburan Tanah Air, Luna Maya sendiri merasakan sulitnya mencari uang miliaran rupiah yang tak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Luna pun masih terus mencarinya dengan berbagai cara, salah satunya membuat konten YouTube.
"Enggak lah. Enggak (mungkin). Kita aja ya, mau yang, kita aja sebagai selebriti, 2 tahun.." kata Luna. "Kelas kakap aja masih nggak dapet ya? Kasihan," seloroh Bobon. "Makanya bikin konten di sini. Rumahnya belum jadi," keluh Luna.
Selama ini, Indra Kenz dan Doni Salmanan dikenal sebagai Crazy Rich yang doyan pamer kekayaan. Selain itu, mereka juga gemar bagi-bagi uang yang tentu saja tak lupa dibuat konten. Sebagai afiliator Binary Option, Indra dan Doni sama-sama meraih kesuksesan sebagai mentor trading yang ternyata terindikasi menipu.
(wk/nere)