Steno Ricardo mengaku bahwa pernikahan dengan sang babysitter, Susi adalah permintaan dari anak-anaknya. Mantan suami Mawar AFI ini juga menyinggung soal aspek agama dan psikologi anak ketika menikahi Susi.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Minggu, 13 Maret 2022 - 07:54 WIB
WowKeren - Perseteruan Mawar AFI dengan mantan suaminya, Steno Ricardo yang menikahi sang babysitter, Susi Latifah masih belum berakhir. Terbaru, Steno mengaku menjalani semi taaruf dengan Susi. Pengakuan ini dibongkar sendiri oleh Mawar lewat chat obrolan WhatsApp dengan Steno.
Awalnya Steno mengaku bahwa pernikahan dengan Susi karena permintaan kedua anaknya. Ia juga mengatakan sebelum menikah dengan Susi sudah memikirkan aspek agama dan psikologi.
"Honestly ini by request dari anak-anak, terutama Mireya dan Arayi, aku pun diskusi sama semua aspek dari agama dan dari psikolog, di saat mereja bilang ikuti petunjuk, aku masih denial dan masih terus berusaha untuk bilang tidak untuk menikah," kata Steno Ricardo dalam pesan WhatsApp yang dibagikan Mawar AFI di InstaStory pada Sabtu (12/3).
"Keputusan 'okelah aku menikah' itupun jauh setelah masa iddah berakhir dan sebenarnya ini semi taaruf," ungkap Steno Ricardo.
Sementara itu Mawar terheran-heran dengan orang yang mengajari Steno Ricardo semi taaruf. Ia juga menyinggung soal mental anak-anaknya ketika Steno menikahi babysitter.
"Jadi yang mau saya tanyakan...Beritahu saya siapa guru agama kamu dan juga psikolog yang menyarankan kamu menikah dengan orang tersebut..Saya ingin tahu dari sisi psikologi apakah benar, caranya begini?" kata Mawar.
"Orang yang anak-anak ketahui sebagai ART dalam waktu singkat menjadi ibu-ibuan mereka? Baik kah untuk mental anak, ketika papanya video call dengan calon istrinya secara diam-diam, lalu meminta anak saya jangan berisik karena ada ibu di rumah (menurut saya ini tindakan yang gak bener, karena secara gak langsung minta anak berbohong. cmiiw)," sambung Mawar. "Kan katanya nikahan ini request anak-anak, kok malah menjauh dari anak-anak?"
Di unggahan lain, Mawar membeberkan kejanggalan dari pernyataan Steno soal masa iddah berakhir. "Katanya bapak berhubungan jauh setelah masa iddah berakhir kan? Saya ditalak lewat WA tanggal 31 Agustus masa idah 3 bulan 10 hari ya? No no ... ini cuma asumsi saya saja hehe," ungkap Mawar.
(wk/tria)