Mawar AFI mendadak dibilang PHP karena tak kunjung membagikan hadiah giveaway yang dijanjikan. Sedang berbaring di rumah sakit, Mawar menyempatkan untuk meluruskan tudingan miring tersebut.
- Neressa Prahastiwi
- Senin, 21 Maret 2022 - 10:58 WIB
WowKeren - Mawar AFI belakangan eksis di berbagai konten karena permasalahan dengan sang mantan suami, Steno Ricardo. Kegiatan yang padat sepertinya membuat Mawar kelelahan hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kabar itu diketahui saat Mawar AFI ditagih hadiah giveaway yang tak kunjung diumumkan. Salah seorang followers yang mengikuti giveaway menumpahkan keresahan karena postingan Mawar kala itu sudah dihapus hingga menudingnya PHP alias Pemberi Harapan Palsu.
"Ambu, mau tanya donk.. Yg bulan lalu adain GA hadiahnya 3 paket dari (brand skincare) belum ada pengumuman kok udah ilang postingannya?" komentar salah seorang warganet. "Sedih bgt padahal udah share ke temen2 buat follow ambu, berharap bisa menang ternyata cuma PHP."
Mawar AFI langsung membalas komentar tersebut dengan penyataan bahwa pengumuman giveaway hanya tertunda. Kondisi Mawar serta sidang hak asuh anak yang akan dihadapinya dalam waktu dekat membuat berbagai rencana harus dibatalkan untuk sementara waktu.
"Aduh mba, saya pasti umumin kho. Hanya karena ada permasalahan sy terpaksa undurin pengumuman," jelas Mawar. "Sekarang sy sedang persiapan sidang hak asuh anak dan kebetulan sedang di rawat di RS. Janji itu hutang kho mba, pasti saya tunai kan."
Mawar AFI tak lupa meminta maaf karena penundaan yang bikin resah itu. "Pada saat sy buat GA belum ada urusan sidang2an ya.. Mohon maaf untuk pengunduran waktu pengumuman GA ini dan Saya mohon pengertiannya.. Makasih semuanya," tulisnya melalui InstaStory pada Minggu (20/3).
Sebagai 'bukti', Mawar AFI menunjukkan potret tubuhnya tengah berbaring di ranjang rumah sakit yang mewah. Ia menyatakan berutang dengan giveaway yang pernah diadakannya sehingga akan melunasi sesegera mungkin.
"Sabar yah, buat saya janji adalah hutang.." tandas ibu 3 anak ini. "Pasti saya lunasi karena hutang dibawa mati."
(wk/nere)