Seekor Anjing di Thailand Tiba-tiba Bawa Tengkorak dari Hutan, Polisi Lakukan Investigasi Pembunuhan
Maxpixel
Dunia

Polisi melakukan investasi dugaan pembunuhan usai seekor anjing tiba-tiba membawa tengkorak manusia dari hutan. Tengkorak itu rupanya milik adik seorang polisi yang hilang.

WowKeren - Seorang petani membawa sapinya keluar untuk memberi makan di dekat pabrik sepatu terbengkalai ketika ia melihat seekor anjing membawa tengkorak manusia keluar dari hutan kayu putih di provinsi timur laut Ubon Ratchathani. Ketika polisi menggeledah daerah itu, mereka menemukan sisa-sisa manusia dan potongan-potongan pakaian di sebuah hutan di wilayah Isaan, Thailand.

Sisa sisa tubuh manusia itu rupanya milik saudara laki-laki seorang polisi yang hilang. Dua orang tersangka berhasil ditangkap usai penemuan itu. Petugas masih memburu empat tersangka lainnya.

Seorang petugas polisi dari sebuah distrik sekitar 50 kilometer jauhnya datang ke tempat kejadian dan mengkonfirmasi kemeja hitam lengan panjang, celana pendek kamuflase dan sepatu olahraga putih milik adiknya yang hilang 24 hari lalu. Polisi telah menetapkan dua pemuda sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Pada tanggal 5 Maret, adik laki-laki polisi, Suten Tharabhoot (36) hilang dari rumahnya di Distrik Warin Chamrap, Ubon Ratchathani. Hal itu menyusul pertengkaran dengan anak tirinya yang berusia 20 tahun dan temannya.


Sang polisi, Eknarong Tharabhoot (56) tahun, mencoba menghubungi saudaranya selama beberapa hari, tetapi tidak dapat menjangkaunya. Istri Suten selama dua tahun, Jariya, telah melarikan diri dari rumahnya bersama putranya. Eknarong pergi ke rumah ibu Jariya untuk melihat apakah dia dapat menemukan mereka tetapi ibu Jariya mengatakan dia tidak berhubungan dengan putrinya dalam dua tahun dan membesarkan tiga anak putrinya. Suten pun diajukan sebagai orang hilang di kantor polisi Warin Champap.

Khaosod melaporkan bahwa Suten bertengkar dengan anak tirinya yang berusia 20 tahun usai membawa temannya ke rumah untuk menyerangnya. Suten menyayat teman anak tirinya dengan pisau, menyebabkan kedua pemuda itu melarikan diri dari rumah.

Suten kemudian meninggalkan rumahnya dengan sepeda motor membawa pedang panjang dan tidak pernah kembali ke rumah lagi. Setelah itu, Suten dan ibunya Jariya melarikan diri dari rumah.

Polisi menduga anak tiri dan teman Suten membunuh Suten dan menyembunyikan tubuhnya sekitar 40 menit berkendara di hutan kayu putih dekat pabrik yang ditinggalkan di distrik Phibun Mangsahan. Polisi sedang mencari surat perintah penangkapan dan berharap untuk mengadili para tersangka segera.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait