Seika Huang, direktur merek Pili International Multimedia, mengatakan jika mereka juga harus mengikuti perkembangan dunia digital yang begitu cepat agar tidak tertinggal.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 01 April 2022 - 15:52 WIB
WowKeren - Semakin banyak orang yang beralih ke NFT atau non-fungible token untuk melindungi hasil karya mereka. Sekelompok dalang Taiwan ingin menggunakan NFT untuk membantu membawa bentuk seni tradisional mereka ke era modern.
Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan dapat membuat pertunjukan boneka tetap relevan untuk audiens baru. Pili International Multimedia mengatakan ingin menggunakan NFT sebagai sumber pendapatan lain. Perusahaan ini membuat acara televisi terpanjang di Taiwan yang menampilkan boneka di studionya di Kabupaten Yunlin, Taiwan tengah.
Seika Huang, direktur merek Pili, mengatakan jika mereka juga harus mengikuti perkembangan dunia digital yang begitu cepat agar tidak tertinggal. "Imajinasi yang dimiliki setiap orang saat ini tentang dunia online berkembang sangat cepat sehingga kami hampir tidak dapat memahaminya. Alih-alih duduk di pinggir lapangan, pendekatan terbaik adalah terus maju dan memahami sepenuhnya apa yang sedang terjadi. Ini adalah cara tercepat untuk mengejar ketinggalan," jelasnya.
Pili sendiri memiliki ribuan karakter boneka sarung tangan. Ini merupakan bagian tradisional dari budaya hiburan jalanan Taiwan yang memutar cerita penuh warna dan bergaya tentang keberanian dan romansa heroik, yang seringkali dibumbui dengan seni bela diri. Boneka-boneka itu dibuat dengan susah payah, dan dimanuver dengan ahli selama pertunjukan dibuat, dengan kostum yang dijahit dan helai rambut yang ditata dengan cermat.
Pili mengatakan empat karakter boneka mereka dibuat menjadi versi digital dan 30.000 set telah dijual sebagai NFT. Perusahaan mengatakan jika harga untuk setiap set dibanderol mulai dari 40 dolar AS, yang berarti menghasilkan pendapatan setidaknya 1,2 juta dolar AS, sejak listing mereka di awal Februari.
Perusahaan teknologi pemasaran VeVe, yang bertanggung jawab atas penjualan NFT, yakin jika kisah para pahlawan boneka bergema di kalangan pemuda dan dapat menarik para penggemar film superhero. Listing mereka, menurut Huang, telah terjual habis beberapa detik setelah diluncurkan di VeVe. Oleh sebab itu, perusahaan tersebut sekarang bekerja untuk mengubah hingga 50 karakter boneka lainnya menjadi NFT.
(wk/zodi)