Suara Ledakan Keras dan Bola Api Picu Kepanikan di Tiga Negara Bagian AS, Ini Kata NASA
Pexels/Neale LaSalle
Dunia

Salah seorang saksi mata mengatakan kepada Vicksburg Post bahwa ia mendengar suara keras dan kemudian melihat 'bola api oranye seukuran bola basket, dengan ekor putih di belakangnya'.

WowKeren - Bola api yang melesat didahului oleh suara ledakan keras terlihat di tiga negara bagian Amerika Serikat (AS). Hal ini telah dikonfirmasi oleh para ilmuwan pada Kamis (28/4).

Menurut NASA, lebih dari 30 orang di Arkansas, Louisiana dan Mississippi melaporkan melihat meteor yang sangat terang di langit usai mendengar ledakan keras pada hari Rabu (27/4) sekitar pukul 8 pagi. Menurut para pejabat, bola api itu pertama kali terlihat 87 kilometer di atas Sungai Mississippi, dekat Alcorn, Mississippi.

"Ini adalah salah satu peristiwa terbaik yang pernah saya lihat dalam data GLM (Geostationary Lightning Mappers)," kata Bill Cooke, kepala Kantor Lingkungan Meteoroid NASA.

Objek yang disebut bolide oleh para ilmuwan itu bergerak ke barat daya dengan kecepatan 88.500 kilometer per jam dan pecah berkeping-keping saat turun lebih dalam ke atmosfer bumi. Objek tersebut hancur sekitar 55 kilometer di atas daerah rawa di utara komunitas Paroki Concordia Minorca di Louisiana.


Salah seorang saksi mata mengatakan kepada Vicksburg Post bahwa ia mendengar suara keras dan kemudian melihat "bola api oranye seukuran bola basket, dengan ekor putih di belakangnya". Objek itu disebut mengarah ke barat ke arah Sungai Mississippi.

Sementara itu, badan manajemen darurat Claiborne County mengunggah pernyataan di Facebook dan mengkonfirmasi laporan tersebut. Mereka juga menyatakan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir di dekatnya tidak terlibat.

"Stasiun Nuklir Grand Gulf … aman. Tidak ada ancaman terhadap county dan tidak ada tindakan yang harus diambil," demikian kutipan pernyataan tersebut.

Di sisi lain, NASA mengatakan bahwa fragmentasi bola api menghasilkan energi yang cukup untuk menciptakan gelombang kejut yang menyebar ke tanah, menghasilkan ledakan dan getaran yang dirasakan oleh orang-orang di daerah tersebut. Pada puncaknya, bola api itu lebih dari 10 kali lebih terang dari bulan purnama.

"Apa yang menurut saya tidak biasa adalah betapa sedikit laporan saksi mata yang kami dapatkan meski langit begitu cerah," kata Cooke. "Lebih banyak orang mendengarnya daripada melihatnya."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait