Sebagai idola yang berasal dari Thailand, Lisa BLACKPINK telah menjadi panutan pemuda di negara asalnya. Meski mendapat pujian itu, ia mengungkapkan perasaan sejujurnya terkait hal ini.
- Takiara
- Jumat, 27 Mei 2022 - 11:15 WIB
WowKeren - Sebagai idola yang berasal dari Thailand membuat Lisa BLACK PINK disebut sebagai panutan. Mengenai hal ini, Lisa berbagi pemikiran jujurnya tentang disebut sebagai panutan banyak anak di negara asalnya.
Baru-baru ini, para anggota BLACKPINK melakukan wawancara individu mereka dengan Rolling Stone. Selama wawancara disinggung bahwa Lisa merupakan sosok panutan yang kala itu ia jelaskan di film dokumenter Netflix 2020 "BLACKPINK: Light Up the Sky".
"Saya seorang panutan di Thailand, tetapi saya bahkan tidak tahu akan menjadi musisi seperti apa saya," katanya di film tersebut. Untuk ini, Lisa menjelaskan, "Setiap kali saya pergi ke Thailand, ada generasi baru bayi yang semua memandang saya, 'Saya ingin menjadi seperti LISA unnie!' Tetapi ketika saya melihat diri saya sendiri, saya kurang dalam banyak hal. Ada banyak hal yang tidak saya ketahui karena saya masih muda," katanya.
"Mereka memandang saya sebagai idola, tetapi saya masih tidak berpikir saya cukup sempurna untuk menjadi idola mereka. Apakah saya sudah sampai? Apakah saya siap? Saya sebenarnya sangat penasaran. Saya seorang idola bagi anak-anak itu? Saya masih merasa perjalanan saya masih panjang," kata Lisa kemudian.
Lisa mengenang bagaimana ia bertemu seorang trainee asal Thailand yang mengingatkannya saat masih berada di posisi tersebut. Karena ia mengenal trainee itu dengan dekat, Lisa merawat trainee tersebut dan berbincang-bincang tentang impian trainee itu.
"Ada seorang trainee Thailand yang mengingatkan saya ketika saya masih muda. Saya mencoba untuk merawatnya. Ini bukan tentang memberi nasihat; kami makan bersama, pergi berbelanja. Dia berusia 17 tahun dan telah berada di sini selama hampir dua tahun," katanya menjelaskan.
"Aku pernah bertanya padanya apakah ada sesuatu yang dia perjuangkan? Dan dia mulai menangis. 'Aku ingin menari sepertimu, unnie, tapi aku sangat buruk, dan aku sangat sedih karena itu.' Saya hanya mengatakan kepadanya, 'Teruslah berlatih!'" jelas Lisa.
Ketika ditanya tentang kunjungannya baru-baru ini ke Thailand, Lisa berkata jika baru bisa kembali setelah tiga tahun lamanya. Lisa sangat senang bisa bertemu dengan keluarganya.
"Ini adalah pertama kalinya dalam tiga tahun. Ayah dan ibu saya semakin tua. Setiap kali saya punya waktu, saya ingin kembali ke Thailand. Saya tidak ingin menyia-nyiakan waktu dan saya ingin melihat mereka sesering mungkin," katanya.
(wk/taki)