Penjualan Pistol Melonjak Usai PM Kanada Usul Bekukan Senjata
Unsplash/Brock Wegner
Dunia

Seorang warga mengaku takut jika aturan terkait pembekuan senjata itu benar-benar diterapkan, maka dia tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk memiliki senjata.

WowKeren - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau telah mengusulkan untuk membekukan senjata, terutama pistol, setelah serangkaian penembakan massal di Amerika Serikat. Namun, gagasan yang diutarakannya itu justru mendorong sejumlah warganya untuk bergegas ke toko senjata.

Tentu saja, mereka akan membeli senjata sebelum itu benar-benar dilarang. Aman Sandhu misalnya, dia rela memeriksa toko demi toko untuk pistol di British Columbia Kanada. Dia berharap untuk melakukan pembelian sebelum pembekuan penjualan berlaku, tetapi berjuang untuk menemukan satu senjata di antara stok.

Sandhu, yang merupakan anggota Klub Olahragawan Dawson Creek, mengaku takut jika aturan itu benar-benar diterapkan, maka dia tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk memiliki senjata. "Saya khawatir jika saya tidak membelinya sekarang, saya mungkin tidak akan pernah punya pilihan lagi," ujarnya kepada AFP.

Di satu sisi, Sandhu ingin membeli pistol, namun di lain sisi dia juga waspada terhadap aturan baru yang mencakup hukuman berat bahkan untuk kesalahan kecil. Dia sendiri memiliki beberapa senjata panjang dalam koleksinya, mengatakan, "Astaga, jika saya tergelincir, saya bisa mengacaukan sisa kepemilikan senjata api saya."


Antrean muncul di sejumlah toko senjata di provinsi British Columbia hanya dalam beberapa jam setelah deklarasi pemimpin liberal pada hari Senin (30/5) . Toko-toko lain di Kanada mengatakan senjata mereka bahkan terjual habis dalam beberapa hari.

Jen Lavigne, salah satu pemilik That Hunting Store di mal di pinggiran ibu kota Ottawa, mengatakan bahwa penjualan yang terjadi sangat cepat. Bahkan lemari pistolnya hampir kosong. "Kami menjual 100 pistol, atau hampir seluruh stok kami, dalam tiga hari terakhir, sejak perdana menteri mengumumkan pembekuan," ujarnya.

Pemandangan serupa juga terjadi di Di DoubleTap Sports di Toronto. Pemilik Josko Kovic mengatakan pengumuman pemerintah telah menciptakan kepanikan, dan orang-orang bergegas keluar untuk membeli pistol. “Hampir semua senjata di toko habis terjual, termasuk toko saya," ujarnya.

Pemerintah memperkirakan jika saat ini ada lebih dari satu juta pistol di Kanada. Sekitar 2.500 toko menjual pistol di negara ini.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait