Pemilik toko kelontong di dekat lokasi kejadian menuturkan bahwa ledakan itu sangat keras hingga mengguncang bangunan tempat tinggal beberapa kilometer dari depot.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 06 Juni 2022 - 10:41 WIB
WowKeren - Sebuah kebakaran hebat melanda depot kontainer di Bangladesh bagian tenggara pada Sabtu (4/6) malam di Sitakunda, 40 km (25 mil) dari kota pelabuhan Chittagong. Pejabat mengatakan itu memicu beberapa ledakan.
Akibat ledakan itu, sedikitnya 49 orang tewas dan lebih dari 300 orang mengalami luka-luka. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Elias Chowdhury, kepala dokter Chittagong. "Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 49," katanya kepada Aljazeera.
Dia menambahkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan besar masih bisa bertambah. Sebab, ada korban terluka yang saat ini dalam kondisi kritis. "Jumlah korban jiwa diperkirakan akan meningkat karena beberapa yang terluka berada dalam kondisi kritis," katanya kepada AFP sebelumnya.
Insiden nahas itu bahkan menewaskan enam petugas pemadam kebakaran, sebagaimana dikatakan oleh Brigjen MD Main Uddin, direktur jenderal Pemadam Kebakaran dan Pertahanan Sipil kepada Al Jazeera. Tak hanya itu, 21 petugas pemadam kebakaran lainnya mengalami luka-luka.
Penduduk setempat menuturkan bahwa ledakan yang terjadi mengguncang daerah di sekitarnya dan menghancurkan kaca jendela rumah-rumah di dekatnya. "Saya berdiri di dalam depot. Ledakan itu melemparkan saya sekitar 10 meter dari tempat saya berdiri. Tangan dan kaki saya terbakar," kata Tofael Ahmed, seorang sopir truk.
Mohammad Ali, pria berusia 60 tahun yang memiliki toko kelontong di dekatnya menuturkan bahwa ledakan itu sangat keras hingga mengguncang bangunan tempat tinggal beberapa kilometer dari depot. Bahkan sampai hari Minggu (5/6), petugas masih berupaya memadamkan api.
Terkait penyebab kebakaran, Mohammed Manzurul Islam dari Masyarakat Bulan Sabit Merah Bangladesh mengatakan kepada Al Jazeera bersumber dari wadah yang penuh dengan bahan kimia hidrogen peroksida, yang menyebar ke wadah lain termasuk wadah yang menampung pakaian. Menurut pengakuan temannya, ledakan itu bahkan terdengar dari jarak tiga mil.
"Masalahnya adalah petugas pemadam kebakaran (yang tiba lebih dulu di tempat kejadian) tidak tahu ada bahan kimia,” katanya. "Mereka mengira itu api kecil. Apa yang saya dengar dari rekan-rekan kami adalah bahwa suara ledakan terdengar dari dua hingga tiga mil."
(wk/zodi)