Marissya Icha menceritakan ada satu momen paling diingatnya saat sang mantan suami, Saiful Sarif mengamuk. Bukan hanya ia dan seluruh isi rumah yang jadi korban, tapi polisi juga hampir jadi sasaran kemarahan.
- Marina Larasati
- Kamis, 09 Juni 2022 - 14:54 WIB
WowKeren - Marissya Icha membeberkan perlakuan aneh mantan suaminya, Saiful Sarif tiap kali marah-marah. Marissya menceritakan satu momen yang paling diingatnya saat ngobrol dengan Uya Kuya, Rabu (8/6).
Kala itu Safir membangunkan Marissya saat dini hari hanya untuk menanyakan keberadaan kakaknya, Irene. Pertanyaan aneh dari Safir itu tentunya membuat Marissya bingung. Sampai akhirnya ia tak lagi menanggapi dan memilih kembali tidur karena benar-benar lelah.
Namun ternyata, sikap tak acuh Marissya itu malah memancing amarah Safir. Ia meledak-ledak dan meminta Marissya segera bangun.
"Bangun nggak lo, kalo lo nggak bangun gue ancurin tuh mobil di bawah," kata Marissya mengulang ucapan Safir kala itu. "Ya terserah kamu lah. Itu udah di posisi aku capek banget sama kehidupan aku sama dia," imbuh Marissya.
Uya Kuya yang mendengar cerita Marissya pun sukses terkejut. Ia terkejut lantaran Safir hobi menghancurkan barang-barang berharga di rumahnya saat marah. Mulai dari televisi, pintu, kaca jendela, sampai mobil Alphard.
"Saking lucunya sampai bisa, kulkas dibuka terus dia palu-paluin semua isi kulkasnya. Dia beli dulu palunya di toko material," beber Marissya lagi.
Marissya Icha yang melihat perangai Safir kala itu hanya bisa pasrah. Ia tak memarahi, dan lebih memilih segera menghubungi toko elektronik hingga material untuk memesan barang yang baru.
"Jadi jendela itu kalo dia habis marah-marah, aku telfonin tukang TV, aku telfonin tukang jendela (jadi akrab)," ujarnya menambahkan.
Marissya juga sudah sempat mencoba bicara baik-baik pada Safir. Alih-alih amarahnya reda, Safir justru semakin menjadi. Sampai beberapa anggota kepolisian datang ke rumahnya karena mendapat laporan dari tetangganya.
"Sampai kepolisian dateng kan karena itu jam 4 pagi. Terus dia (Safir) bawa palu (nyamperin polisi), 'ini urusan rumah tangga gue, maju lo sini'," terang Marissya Icha. "Polisinya ya takut dipalu, jadi mereka lebih baik mundur kan."
"Polisinya pulang, tapi udah manggil polisi-polisi yang lain," pungkasnya. "Akhirnya dia (Safir) cabut."
(wk/lara)