Komite Senat Keluarkan Resolusi Bipartisan, Dukung Finlandia dan Swedia Gabung NATO?
Dunia

Upaya pengajuan permohonan keanggotan NATO yang dilakukan oleh Finlandia dan Swedia hingga kini belum juga mendapatkan kepastian. Sementara Komite Senat tentang hubungan luar negeri telah mengeluarkan resolusi bipartisan.

WowKeren - Sebagaimana diketahui, sebelumnya, dua negara Eropa yakni Finlandia dan Swedia telah mengajukan permohonan keanggotaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Namun hal ini juga ditentang keras oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan lantaran dua negara tersebut dianggap sebagai negara yang mendukung teror.

Meski demikian, kekinian, diketahui bahwa Komite Senat tentang hubungan luar negeri telah mengeluarkan resolusi bipartisan yang mendukung Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan NATO, di tengah agresi berkelanjutan Rusia di Eropa. Adapun Komite meloloskan resolusi tersebut pada Kamis (9/6).

Resolusi tersebut bahkan disebut diloloskan bersama dengan mendukung aksesi mereka kepada NATO, dengan menyatakan kualifikasi kedua negara Nordik melampaui apa yang diharapkan dari calon anggota aliansi militer defensif dan bahwa mereka memiliki banyak hal untuk ditambahkan ke dalamnya. Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta semua 30 anggota NATO untuk mempercepat dan menyelesaikan proses ratifikasi untuk Finlandia dan Swedia.


"Pengesahan komite terhadap resolusi ini merupakan bukti dukungan bipartisan untuk Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO, dan urgensi memperkuat aliansi di tengah invasi brutal Rusia ke Ukraina," ujar Senator Jim Risch, R-Idaho, peringkat komite anggota dalam sebuah pernyataan, dilansir melalui UPI, Jumat (10/6). "Saya sudah lama mengatakan bahwa tradisi politik dan militer Swedia dan Finlandia yang kuat membuat mereka sangat cocok untuk aliansi."

Sebagaimana diketahui, Finlandia dan Swedia mendaftar bersama untuk bergabung dengan NATO pada pertengahan Mei sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari, yang secara dramatis mengubah situasi keamanan di Eropa. Sementara itu, Ukraina, Moldova dan Georgia juga telah berusaha untuk bergabung dengan Uni Eropa sebagai tanggapan.

Di sisi lain, atas hal tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin justru menyalahkan perang pada ekspansi NATO ke arah timur, dan dia telah melancarkan ancaman terhadap Finlandia dan Swedia karena berusaha untuk bergabung dengan pakta militer. Namun seperti yang telah disampaikan di atas, permohonan pengajuan Finlandia dan Swedia ke NATO itu terhenti oleh Turki.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait